Kadispora Riau Doni Aprialdi (tiga kiri) dan pimpinan kontingen provinsi peserta Popnas XV lainnya foto bersama Menpora Zainuddin Amali (enam kiri) usai pembukaan di Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro, Jakarta Selatan, Ahad (17/11/2019).(HUMAS DISPORA RIAU FOR RIAU POS)
PEKANBARU (rIAUPOS.CO) — Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XV/ 2019 secara resmi dibuka Menpora Zainuddin Amali di Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro, Jakarta Selatan, Ahad (17/11) malam. Kontingen Riau langsung dipimpin Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Kadispora) Riau Doni Aprialdi mewakili Gubernur Riau Drs H Syamsuar MSi. Popnas XV digelar hingga 25 November mendatang dengan mempertandingkan 13 cabang olahraga.
Doni Aprialdi yang hadir dalam pembukaan Popnas XV di Jakarta mengatakan, Riau akan berusaha mengulangi prestasi Popnas 2017 di Jawa tengah lalu, di mana saat itu Riau berada di posisi lima besar dengan perolehan 14 medali emas,15 perak dan 15 perunggu. "Harapan kita kalau bisa tiga besar. Tapi memang berat karena hanya 13 cabang olahraga dipertandingkan. Itupun ada beberapa cabor andalan kita tak dipertandingkan. Minimal, lima besarlah," ujarnya.
"Tanggung jawab yang ada saat ini adalah tanggung jawab yang berat dalam mempertahankan posiai lima besar. Kami sangat berharap agar target itu bisa tercapai, tentunya dengan menjaga sportivitas. Yang jelas, kami mohon doa dan dukungan masyarakat Riau agar atlet kita diberi kesehatan dan kekuatan saat bertanding sehingga mengharumkan nama Riau dengan perolehan medali nantinya," tambahnya.
Pada Popnas XV ini, kontingen Riau berkekuatan 88 atlet, 26 pelatih dan 13 ofisial. Satu cabor didampampingi satu ofisial. Cabang olahraga yang akan di ikuti di antaranya atletik, angkat besi, tarung derajat, pencak silat, karate, tenis meja, taekwondo, panahan, renang, sepak takraw, judo, bulutangkis dan dayung. Riau sudah meraih dua perak dari cabor karate, Ahad (17/11).
Sementara itu, Menpora RI Zainuddin Amali mengatakan, persiapan pelaksanaan Popnas XV di Jakarta relatif singkat. Awalnya Popnas ini seharusnya dilaksanakan di Papua. "Saya mengapresiasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Jawa Barat selaku tuan rumah yang mampu mempersiapkan Popnas dengan waktu yang relatif singkat," ujarnya.
Menpora mendorong kepada pemerintah daerah agar memberikan ruang yang lebar bagi para atlet supaya bisa mengembangkan dan mengasah bakat-bakatnya di bidang olahraga. Untuk itu, pemerintah pusat menaruh harapan kepada pemerintah daerah untuk memberikan ruang bagi pelajar supaya bisa mengembangkan bakat mereka di bidang olahraga dan berprestasi di tingkat nasional dan internasional.(c)
Laporan: DENNI ANDRIAN
Polisi dalami kasus lansia tewas di Rumbai, Pekanbaru. Olah TKP kedua dilakukan, empat saksi diperiksa,…
Antrean panjang BBM terjadi di Pekanbaru. Warga rela antre hingga satu jam, bahkan membeli eceran…
Jalan di Lubuk Betung Rohul kini mulus usai diaspal. Warga rasakan manfaatnya dan ucapkan terima…
SPBU Bangkinang tambah pasokan Pertalite hingga 16 ton untuk atasi antrean panjang jelang akhir bulan,…
Seorang JCH Kuansing meninggal dunia usai alami serangan jantung saat pelepasan. Jenazah dimakamkan di kampung…
Pengakuan satpam PUPR Riau di sidang Tipikor ungkap pengantaran uang Rp300 juta terkait dugaan pemerasan…