cegah-aksi-premanisme-rutin-operasi-bina-kusuma
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Satuan Binmas Polresta Pekanbaru ikut berupaya melakukan pencegahan aksi premanisme di Kota Bertuah. Upaya ini dilakukan dengan menggelar Operasi Bina Kusuma Lancang Kuning 2022 secara rutin. Operasi tersebut sudah dilakukan setidaknya dua kali sepekan terakhir.
Plh Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Ahmad Mamora menyebutkan, operasi yang digelar sejauh ini menyasar lokasi yang menjadi tempat berkumpulnya masyarakat . Operasi ini sendiri menurutnya fokus pada kegiatan sosialisasi kepada masyarakat agar mengambil peran aktif pencegahan pada potensi tindak premanisme.
Sesuai nama operasinya preemtif, sebut Mamora. Operasi ini merupakan tindakan kepolisian untuk melaksanakan tugas kepolisian dengan mengedepankan imbauan dan pendekatan kepada masyarakat. Tujuan utamanya menghindari munculnya potensi-potensi terjadinya permasalahan sosial dan kejahatan di masyarakat.
Tindakan preemtif Polri ini, lanjut Mamora, dilakukan dengan komunikasi yang bersifat persuasif dan mengajak masyarakat untuk melakukan hal yang seharusnya dilakukan, dan tidak melakukan hal-hal yang dilarang menurut aturan dan norma sosial kemasyarakatan. Maka tindakan preemtif ini dilakukan oleh fungsi pembinaan masyarakat dalam hal ini Satuan Binmas.
"Operasi preemtif ini guna menekan angka kejahatan, terutama premanisme, di mana polisi bertugas membimbing dan memberikan penyuluhan kepada masyarakat agar bersama- sama menjaga keamanan," sebut Mamora, Ahad (17/1).
Pada operasi yang baru dilakukan Satuan Binmas Polresta Pekanbaru pada Jumat (15/7) lalu itu, tim operasi mendatangi sejumlah lokasi yang menjadi tempat berkumpul para anggota PAC SPSI di Kota Pekanbaru . Dimulai sejak pagi, lokasi yang disasar pertama adalah SPSI PAC Tenayan Raya yang berada di Jalan Hangtuah Ujung, Kelurahan Bencah Lesung, Kecamatan Tenayan Raya.
Selanjutnya tim menyambangi tempat mangkal anggota SPSI PAC Bina Widya di Jalan Air Hitam, Kelurahan Sungai Sibam, Kecamatan Bina Widya. Secara marathon, di dua tempat tersebut tim operasi memberikan penyuluhan agar para anggota SPSI PAC maupun masyarakat setempat agar tidak melakukan tindakan-tindakan yang mengarah premanisme, yang berakibat meresahkan para pelaku usaha serta menimbulkan gangguan kamtibmas.
"Kita berharap dengan terus hadirnya Polri di tengah masyarakat, selain dapat mencegah tindak premanisme, juga dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat untuk beraktivitas," tutup Mamora.(end)
Program sunat massal dan pemeriksaan kesehatan gratis di Rohul mendapat apresiasi warga karena membantu meringankan…
Afrika Selatan mencetak sejarah dengan lolos ke fase gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya dan…
BRK Syariah mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dan mengajak masyarakat berpartisipasi demi terwujudnya data ekonomi…
Mahasiswa Umri menjadi korban pemukulan saat aksi di DPRD Riau. IMM Pekanbaru mendesak aparat mengusut…
Longsor menutup jalur Padang–Bukittinggi di Lembah Anai. Akses dua arah ditutup total sementara demi keselamatan…
Pendaftaran SPMB SMP negeri Pekanbaru hampir berakhir. Jalur domisili mencapai 98 persen, sementara kuota sekolah…