Categories: Pekanbaru

Kok Bisa…Cek Point di Garuda Sakti Minus Tenaga Kesehatan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Tiga hari pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Pekanbaru, masih ditemukan warga yang belum patuhi protokol kesehatan. Pantauan RiauPos.co di Cek Point Jalan Garuda Sakti, depan Masjid Baiturrahman masih dijumpai pengguna jalan yang tidak memakai masker.

Tak hanya itu, dua remaja tanggung yang diberhentikan petugas gabungan TNI, Polri, Dishub, dan Satpol PP, saat dilakukan cek suhu hasilnya mencapai 37.8 derajat.

Dua remaja laki-laki tersebut mengatakan dari Garuda Sakti KM 8 dan mengaku akan membeli obat. Petugas menyuruh untuk membeli masker dan kemudian pulang.

Sayangnya, saat pemeriksaan sekitar pukul 11.00 WIB, petugas kesehatan tidak berada di tempat.

 

Laporan: Sofiah (Pekanbaru)

Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

DED Rampung, Pembebasan Lahan Flyover Garuda Sakti Dimulai 2026

Pemprov Riau menyiapkan anggaran pembebasan lahan flyover Simpang Garuda Sakti. Ground breaking proyek direncanakan awal…

21 jam ago

Jadi Sponsor Fun Bike 2026, Pacific Optimistis Pariwisata Pekanbaru Bergeliat

Pacific menjadi sponsor Riau Pos Fun Bike 2026 di Pekanbaru, dorong pariwisata, gaya hidup sehat,…

22 jam ago

Istri Histeris Temukan Suami Tewas Tergantung di Rumah

Warga Balik Alam Mandau digegerkan penemuan pria 43 tahun yang ditemukan meninggal dunia tergantung di…

22 jam ago

Rusak Bertahun-tahun, Jalan Pematang Reba–Pekan Heran Akhirnya Masuk Anggaran

Pemkab Inhu menganggarkan Rp3 miliar pada 2026 untuk memperbaiki Jalan Pematang Reba–Pekan Heran yang rusak…

23 jam ago

Manajemen Talenta Diperkuat, Bupati Rohul Dorong Birokrasi Profesional

Pemkab Rohul memperkuat sistem merit dengan menerapkan manajemen talenta ASN dan meraih penghargaan BKN atas…

23 jam ago

Bolos Saat Jam Sekolah, Empat Pelajar SMA Terjaring Patroli Satpol PP Kampar

Empat pelajar SMA di Bangkinang terjaring patroli Satpol PP saat bolos sekolah. Petugas menegaskan tindakan…

23 jam ago