Categories: Pekanbaru

Uji Coba Sekolah Tatap Muka di Pekanbaru Dihentikan Hingga Akhir Pekan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Sempat berjalan dua hari, uji coba sekolah tatap muka tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Pekanbaru dihentikan hingga akhir pekan nanti. Ujicoba akan dilanjutkan pekan depan setelah ada pemetaan secara mikro, yakni di tiap kecamatan terkait kerawanan penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Pekanbaru.

Penghentian aktifitas yang disebut uji coba pertemuan terbatas dalam penguatan proses pembelajaran jarak jauh tersebut dilakukan setelah dilakukan rapat evaluasi, Rabu (18/11) tadi. Rapat dipimpin oleh Wali Kota (Wako) Pekanbaru Dr H Firdaus ST MT dan dihadiri instansi terkait.

''Uji coba ini tidak dilanjutkan dahulu. Apa yang dilakukan di lapangan sudah baik. Insyaallah pekan depan setelah dilakukan pemetaan oleh tim akan kita lanjutkan,'' kata Firdaus.

Pemetaan perlu dilakukan untuk mengetahui kembali wilayah yang masuk dalam kategori zona kuning, atau wilayah dengan tingkat penyebaran covid-19 rendah. Karena secara peta nasional Kota Pekanbaru masih berada pada zona orange menuju zona kuning.

"Kita memetakan lebih rinci lagi wilayah mana saja yang aman," imbuhnya.

Nantinya, sekolah tatap muka akan beralih dengan pertemuan terbatas. Sekolah yang dapat melakukan pertemuan terbatas hanya wilayah yang berada pada zona kuning.

"Jadi di perkecil lagi skalanya. Kita lihat per kecamatan, kecamatan mana yang tingkat penyebaran nya rendah," terangnya.

Sebelumnya, dari 45 SMP di Pekanbaru, uji coba sekolah tatap muka ini diterapkan di 22 dari 23 sekolah yang direncanakan. Penerapan dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat.

Laporan: M Ali Nurman (Pekanbaru)
Editor: Arif/Eka G Putra

 

Pesan Redaksi:
Mari bersama-sama melawan Covid-19. Riaupos.co mengajak seluruh pembaca ikut mengampanyekan gerakan 3M Lawan Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan dalam aktivitas sehari-hari. Ingat pesan Ibu, selalu Memakai masker, Mencuci tangan dan Menjaga jarak serta hindari kerumunan.

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagajarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Aksi Spanduk di Gerbang Sekolah, Kegiatan Belajar di SMPN 2 Batang Peranap Terhenti

Spanduk kecaman terhadap kepala sekolah terpasang di SMPN 2 Batang Peranap. Akibatnya, siswa tak bisa…

11 jam ago

Pasar Murah Kampar Sasar Enam Lokasi, Ini Daftar Komoditasnya

Dinas Perdagangan Kampar gelar operasi pasar di enam titik dengan menyediakan kebutuhan pokok harga terjangkau…

13 jam ago

7 Fungsi Vital Steam Line dan Sanitary Valve dalam Industri Modern

Steam Line dan Sanitary Valve berperan penting mengatur aliran uap (untuk pemanasan/sterilisasi) sekaligus menjamin standar…

13 jam ago

Kapasitas Penyimpanan Kritis, Sistem E-Kinerja Pemkab Meranti Lumpuh Sementara

Server e-kinerja Pemkab Kepulauan Meranti sempat lumpuh akibat kapasitas penyimpanan penuh, Diskominfotik siapkan peningkatan infrastruktur.

13 jam ago

Dari Rp4.700 ke Rp2.700, Harga Kelapa Inhil Anjlok Nyaris 40 Persen

Harga kelapa di Inhil turun hampir 40 persen jadi Rp2.700/kg. Petani terpukul jelang Lebaran dan…

14 jam ago

Pro-Kontra Penutupan Jembatan Sungai Sinambek di Sentajo Raya

Jembatan Sungai Sinambek yang sempat ditutup karena rusak parah kembali dibuka warga, Bupati Kuansing ancam…

14 jam ago