Categories: Pekanbaru

Labor PCR RSD Madani Layani Masyarakat 24 Jam

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Setelah dilakukan perbaikan, Labor Reserve Transcription Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) Rumah Sakit Daerah (RSD) Madani Pekanbaru kini sudah bisa melayani masyarakat 24 jam. Bahkan ditarget bisa mengeluarkan 1.000 sampel per hari.

"Saat ini Lab PCR kami sudah bisa melayani masyarakat, dan kami melayani dalam 24 jam, Sabtu dan Ahad pun kami layani," ujar Direktur RSD Madani Pekanbaru dr Arnaldo Eka Putra SpPD kepada wartawan, Selasa (17/8).

Disampaikan Arnaldo, menindaklanjuti instruksi Presiden yang dituangkan dalam Surat Edaran (SE) nomor: HK.02.02/I/2845/2021 tentang batas tarif tertinggi pemeriksaan RT-PCR juga, sudah ada standari sasi harga bagi yang memerlukan, tentunya khusus pemeriksaan secara mandiri untuk status Covid-19.

Dalam SE tersebut, batas tarif tertinggi untuk peme riksaan RT-PCR, khusus Pulau Jawa dan Bali sebesar Rp495.000. Sedangkan untuk daerah di luar Pulau Jawa dan Bali Rp 525.000, dengan waktu tunggu hasil tes keluar 1x 24 jam.

Disampaikan Arnaldo, untuk tarif tes PCR mandiri di RSD Madani dibagi dalam tiga kategori. Pertama, Rp525.000 waktu tunggu hasil tes 1×24 jam. Kedua, Rp600.000 untuk hasil tes keluar dalam waktu 16 jam. Dan ketiga, Rp699.000 untuk hasil tes keluar dalam 10 jam.

"Untuk PCR hasil dari penelusuran kontak (contact tracing) atau rujukan kasus Covid-19 ke rumah sakit tidak dikenakan biaya sama sekali, dan hasil tesnya 1×24 jam," katanya lagi.

Disampaikannya lagi, untuk laboratorium RT-PCR milik RSD Madani, rata-rata kemampuannya sampai 400-500 sampel per harinya. "Dan ini akan kami tingkatkan bisa mencapai 1000 sampel per hari. Jadi, bagi masyarakat yang ingin tes PCR mandiri, RSD Madani sudah bisa melayaninya," sebutnya.

Menanggapi beroperasinya kembali Lab PCR RSD Madani ini, anggota Komisi III DPRD Pekanbaru Zulkarnain memberikan respon positif. "Tentu kami sambut baik. Namun kami sarankan, agar bisa melayani masyarakat dengan lebih baik lagi, dan dengan sepenuh hati,” harap Zulkarnain.

Dia juga berharap, karena tes PCR ini juga untuk kemaslahatan masyarakat banyak. Apalagi keinginan masyarakat untuk melakukan PCR bertujuan untuk mengetahui negative atau positif Covid-19.

"Maka harus dipastikan alatnya tetap maksimal digunakan dan berfungsi," tuturnya.(gus)

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

HUT ke-242 Pekanbaru, Wako Agung Luncurkan Logo dan Uji Coba Bus Listrik

Wako Pekanbaru Agung Nugroho meluncurkan logo HUT ke-242 Kota Pekanbaru dan melepas uji coba bus…

2 jam ago

68 Petugas Sensus Ekonomi Siak Resmi Dikukuhkan, Bupati Afni Tekankan Integritas dan Kejujuran

Bupati Siak Afni Z mengukuhkan 368 petugas Sensus Ekonomi 2026 dan menegaskan pentingnya integritas serta…

2 jam ago

Karhutla Kembali Mengganas di Rupat, Dua Helikopter Water Bombing Diterjunkan

Karhutla kembali terjadi di Pulau Rupat, Bengkalis. Petugas gabungan dan dua helikopter water bombing terus…

2 jam ago

Sidang Korupsi Abdul Wahid, Saksi Sebut Dana Rp1 Miliar Dilaporkan Langsung ke Gubernur

Saksi mahkota Dani Nursalam mengaku melaporkan penerimaan dana Rp1 miliar dari Arief Setiawan kepada Abdul…

18 jam ago

Kasus Penyerangan Pekerja PT SBP, Korban Bertambah dan Pelaku Belum Ditangkap

Korban dugaan penyerangan terhadap pekerja PT SBP bertambah menjadi tiga orang yang dirujuk ke Pekanbaru,…

1 hari ago

Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi MBG, Eks Kepala BGN dan Dua Wakilnya Ditahan

Kejagung menetapkan tiga mantan pimpinan BGN sebagai tersangka dugaan korupsi Program MBG dan langsung melakukan…

1 hari ago