Kapolsek Bukit Raya Kompol David Richardo (tengah) didampingi Kanit Reskrim Polsek Bukit Raya Ipda Zamhur (kanan) meminta keterangan kepada empat tersangka kasus curanmor saat ekspose di Mapolsek Bukit Raya Pekanbaru, Kamis (17/7/2025).
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Tim Opsnal Polsek Bukit Raya berhasil mengungkap jaringan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga Kota Pekanbaru. Tidak tanggung-tanggung, para pelaku tercatat telah melakukan aksi pencurian di 24 lokasi berbeda yang tersebar di empat wilayah hukum kepolisian di Pekanbaru.
Hal itu terungkap saat ekspose yang digelar Polsek Bukit Raya, Kamis (17/7).
Dalam keterangannya Kapolsek Bukit Raya Kompol David Richardo didampingi Kanit Reskrim Ipda Muhammad Zamhur menyampaikan, pengungkapan ini dilakukan di dua operasi penangkapan terpisah dan sebanyak empat pelaku berhasil diamankan.
”Keempat tersangka masing-masing HP alias AN, BFS, FSA alias Nando, dan DMP alias Pardede,” ujar Kapolsek Bukit Raya.
Dari pengakuan pelaku, mereka menggunakan kunci leter L dan motor pribadi untuk berkeliling mencari target. Motor hasil curian kemudian dijual hanya Rp3 juta kepada seorang penadah bernama RM.
”Para pelaku ini diduga merupakan spesialis pelaku curanmor di kos-kosan, dan paru pelaku melancarkan aksinya sekitaran pukul 00.00 WIB hingga 05.00 WIB,” ungkapnya.
Dari hasil pemeriksaan dan interogasi, jaringan ini mengaku telah beraksi di 24 tempat kejadian perkara (TKP). 16 TKP di wilayah Polsek Bukit Raya, 1 TKP di Tenayan Raya, 2 TKP di Sukajadi, dan 5 TKP di Payung Sekaki.
”Dari pengakuan pelaku, mereka melakukan aksi curanmor ini kurang lebih dalam rentang waktu satu bulan. Hasil dari kejahatan, pelaku gunakan untuk foya-foya dan membeli narkoba,” imbuh Kompol David.(dof)
Oknum guru di salah satu SMAN Pekanbaru diduga melakukan pelecehan terhadap siswi saat kegiatan sekolah…
Disnaker Bengkalis dan Kuansing menetapkan pembayaran THR pekerja paling lambat H-7 Idulfitri 1447 H dan…
Whiz Prime Hotel Sudirman Pekanbaru hadirkan program Iftar Sahara dengan menu Timur Tengah dan Nusantara…
PTPN IV PalmCo melalui Regional III menggulirkan program intervensi stunting bagi 100 anak di Rohul…
Gara-gara knalpot motor bising, seorang siswa di Tempuling, Inhil dibacok tetangganya. Pelaku berhasil ditangkap polisi…
Spanduk kecaman terhadap kepala sekolah terpasang di SMPN 2 Batang Peranap. Akibatnya, siswa tak bisa…