Categories: Pekanbaru

Pemko Belum Buat Keputusan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru belum dapat memastikan kelanjutan pengembangan Pasar Cik Puan apakah menggunakan dana swasta atau anggaran pemerintah. Keputusan lanjutan akan diambil setelah melakukan kajian.

Pasar tersebut kini sudah menjadi aset Pemerintah Kota Pekanbaru setelah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau resmi menyerahkan aset Pasar Cik Puan pada 30 April 2021 lalu. Total luas lahan pasar di Jalan Tuanku Tambusai ini mencapai dua hektare.

"Tidak bisa diputuskan begitu saja. Maka kami kaji lebih dulu untuk pengelolaannya," kata Sekretaris Kota (Sekko) Pekanbaru, H Muhammad Jamil MAg MSi, Kamis (17/6).

Menurutnya, perlu kajian untuk menindaklanjuti masa depan pengembangan Pasar Cik Puan. Ia menilai harus ada kajian khusus untuk memastikan proses pengembangan pasar ini berlangsung secara bertahap. Pembangunan fisik pasar ini pun masih terbengkalai dan harus dilanjutkan.

Jamil menegaskan, ada sejumlah kemungkinan dalam proses pengembangan Pasar Cik Puan. Ia menyebut bisa saja mendapat dukungan pemerintah pusat.

Pengembangan pasar bisa juga dikembangkan oleh pemerintah kota. Ada juga kemungkinan dikelola oleh pihak ketiga atau investor. "Nanti kami lihat apa kami kembangkan dari dana pemerintah pusat, dana kami sendiri atau investor," jelasnya.

Ia mengungkapkan, kondisi fisik pasar itu masih terbengkalai hingga kini. Pembangunannya berlangsung sejak tahun 2010 silam. Namun hingga kini belum ada perkembangan berarti pasca mangkrak sejak tahun 2012 silam.

Sebelumnya, Wali Kota (Wako) Pekanbaru Dr H Firdaus ST MT mengatakan, pengelolaan Pasar Cik Puan ke depannya direncanakan akan diserahkan kepada pihak swasta. "Kami ingin nantinya semua win. Pemerintah win, Pedagang win, masyarakat win. Untung, semua untung," kata Wako.

Menurutnya, jika pemerintah yang mengelola tentu akan membutuhkan biaya lagi. Sementara saat ini kondisi ditengah pandemi Covid-19. Anggaran yang ada saat ini difokuskan untuk penanganan Covid-19. "Kalau kita tunggu dana pemerintah di tengah Covid ini. Kita nggak tau entah kapan kita dapat. Maka oleh sebab itu kita mendorong kerja sama dengan pihak ketiga," terangnya.

Ia menilai, sebelum menyerahkan pengelolaan kepada pihak swasta nanti nya, pemerintah kota akan mengkaji seperti apa kerja sama ke depannya dalam pengelolaan. Wako menyebut, intinya dari kerja sama ini menguntungkan semua pihak.

Karena itu, menurut Wako, pengelolaan Pasar Cik Puan nantinya sepenuhnya akan diserahkan kepada pihak ketiga.(ali)

 

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Cabai Merah Turun Tajam, Harga Sembako Selatpanjang Tetap Stabil

Harga sembako di Pasar Selatpanjang awal Januari 2026 terpantau stabil. Cabai merah turun tajam, sementara…

15 menit ago

Tarik Dana Global, Arab Saudi Izinkan Investor Asing Masuk Pasar Modal

Arab Saudi membuka pasar modal bagi investor asing mulai 1 Februari 2026 dengan menghapus skema…

39 menit ago

Hyundai Perkenalkan Creta Alpha dengan Desain Eksklusif dan Teknologi Terkini

Hyundai resmi meluncurkan Creta Alpha secara daring. SUV B-Compact ini hadir dengan desain lebih premium,…

55 menit ago

Rupiah Tertekan di 2026, Berpotensi Bergerak hingga Rp17.500 per Dolar AS

Tekanan global diperkirakan masih membayangi rupiah pada 2026 dengan potensi pelemahan hingga Rp17.500 per dolar…

2 jam ago

Pemkab Siak Gelar Job Fit Isi SOTK Baru, 27 Pejabat Ikut Uji Kesesuaian

Pemkab Siak menggelar job fit pejabat eselon II untuk mengisi SOTK baru sekaligus mengevaluasi kinerja.…

3 jam ago

Singkirkan Raymond/Joaquin, Sabar/Reza Melaju ke 16 Besar Malaysia Open

Sabar/Reza melaju ke 16 besar Malaysia Open 2026 usai mengalahkan rekan senegara. Fajar/Fikri juga meraih…

3 jam ago