Categories: Pekanbaru

Korban Pengeroyokan Dirawat di HCU

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Pascapengeroyokan yang terjadi di pujasera, Jalan Riau, Ahad dinihari pukul 01.00 WIB, dua dari enam orang yang terluka masih dirawat di rumah sakit.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Susanto membenarkan adanya kejadian di pujasera tersebut. Dua dari enam korban masih dirawat di HCU RS Santa Maria, Jalan Ahmad Yani. Sementara empat orang lainnya diamankan di Mapolresta Pekanbaru untuk dimintai keterangan. Satu orang masih DPO.

Lebih lanjut, motif tersebut adalah perselisihan. “Sama-sama diduga mabuk hingga perselisihan omongan, sehingga terjadi keributan menggunakan stik, kursi dan senjata tajam,” jelasnya.

Hal tersebut pun dibenarkan oleh J, istri dari korban T. Katanya, ia mendapat kabar dari pihak RS Santa Maria pukul 08.00 WIB. â€œSuami harus dioperasi, akibat korban pengeroyokan di rumah makan Pujasera Jalan Riau,” ujarnya kepada Riau Pos.

Ia pun akhirnya langsung ke rumah sakit. Akibat kejadian tersebut, sang suami terluka di kepala bagian belakang, tangan dan dada sebelah kanan. “Kata dokter, yang paling parah di bagian kepala. Sementara bagian tangannya harus dirawat lebih intensif,” jelasnya.

Hingga kini, sang suami sudah habiskan empat kantong darah dan sekarang sedang menunggu arahan dokter untuk pindah ruangan.

Korban lain berinisial D pun dirawat di ruangan yang sama. Menurut keterangan sang teman, PS, saat malam kejadian, salah satu korban yang melerai yaitu R mengajak bos untuk minum santai. Pada saat di tempat kejadian ada salah satu meja berseteru dengan orang di sekitarnya. Kemudian agar tidak terjadi perkelahian, salah satu teman R di meja lain melerai.

“Selesai melerai, kami sebagai teman pun mengatakan agar tidak ikut campur masalah mereka, karena itu kan bukan meja kita,” jelasnya.

Setelah beberapa menit kemudian, katanya, yang berseteru itu pergi. Teman berinisial R pun mengatakan siapa yang punya kedai, untuk meminta pertanggungjawaban pemilik bahwa ada perseteruan yang tidak dilerainya.

“Saya melihat pemilik itu di samping kedai, namun, ia tidak menjumpai teman saya yang menanyakan tadi, ia pergi ke arah pokemon,” imbuhnya.(*3)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Pasar Murah Kampar Sasar Enam Lokasi, Ini Daftar Komoditasnya

Dinas Perdagangan Kampar gelar operasi pasar di enam titik dengan menyediakan kebutuhan pokok harga terjangkau…

2 jam ago

Kapasitas Penyimpanan Kritis, Sistem E-Kinerja Pemkab Meranti Lumpuh Sementara

Server e-kinerja Pemkab Kepulauan Meranti sempat lumpuh akibat kapasitas penyimpanan penuh, Diskominfotik siapkan peningkatan infrastruktur.

2 jam ago

Dari Rp4.700 ke Rp2.700, Harga Kelapa Inhil Anjlok Nyaris 40 Persen

Harga kelapa di Inhil turun hampir 40 persen jadi Rp2.700/kg. Petani terpukul jelang Lebaran dan…

2 jam ago

Pro-Kontra Penutupan Jembatan Sungai Sinambek di Sentajo Raya

Jembatan Sungai Sinambek yang sempat ditutup karena rusak parah kembali dibuka warga, Bupati Kuansing ancam…

2 jam ago

Tanpa APBD, 1.000 Titik WiFi Gratis Hadir untuk Warga Pekanbaru

Pemko Pekanbaru luncurkan program 1.000 titik WiFi gratis bekerja sama dengan APJII, tanpa menggunakan APBD.

2 jam ago

Absen 28 Hari Bisa Dipecat, Bupati Siak Tegakkan Disiplin ASN

Bupati Siak siapkan pemberhentian hampir 100 ASN yang mangkir lebih 28 hari. Penegakan disiplin demi…

3 jam ago