Categories: Pekanbaru

Zona Merah, Penerapan WFH Harus Maksimal

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Sampai hari ini, penyebaran Covid-19 di Pekanbaru masih tinggi, sehingga statusnya pun masih zona merah. Untuk status zona merah ini sudah berlangsung lebih kurang tiga pekan, memaksa pelayanan untuk masyarakat dari pemerintahan dibatasi, dan ASN pun diarahkan untuk work from home (WFH).

Ini sesuai dengan Surat Edaran nomor 800/BKPSDM-PKAP/679/2021 disebutkan bahwa WFH ini dilaksanakan mulai besok (3/5/2021) di seluruh instansi Pemko Pekanbaru. Dengan surat edaran tersebut, hanya 50 persen dari ASN serta Tenaga Harian Lepas (THL) yang bekerja secara bergantian. Mereka juga mesti tetap mengedepankan pelayanan agar berjalan secara optimal.

Disampaikan Anggota Komisi I DPRD Kota Pekanbaru Indra Sukma, bahwa dari awal memang dirinya mendukung kebijakan ASN untuk WFH ini, karena ini disebutkan untuk kemaslahatan umat dari ancaman corona.

"Hari pertama masuk kerja usai Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriah, memang tidak ada inspeksi mendadak (Sidak) dari PPNS, maupun petinggi Pemko, karena memang sudah menerapkan WFH,"kata Indra kepada wartawan, Senin (17/5).

Maka dari itu, politisi PAN ini meminta agar layanan kepada masyarakat tidak terganggu khususnya untuk pelayanan administrasi dan layanan yang langsung berhubungan dengan masyarakat. "Harus maksimal, dan jangan sampai ada alasan lain yang membuat layanan jadi tidak baik, maka harus ditetapkan Prokes pada masing-masing individu,"ujarnya.

Dikatakannya, saat ini yang harus dihindari adalah kerumunan dengan melibatkan banyak orang. Oleh sebab itu, hal-hal yang menjadi kebiasaan setiap tahunnya ditiadakan. Dan harus sama-sama memahami dan patuh.

"Bagi ASN, mereka yang bekerja dari kantor tentunya mereka mempunyai beban tugas masing-masing yang harus diselesaikan,"jelasnya.

Dia juga mengimbau agar aturan tentang protokol kesehatan wajib diberlakukan bagi ASN. Dan berharap jangan sampai ada muncul klaster baru Covid-19 di Kantor ASN, atau di Pekanbaru lagi. "Cukup, sudahi status zona merah ini menjadi hijau kembali  tentu dengan membiasakan hidup sehat dan mematuhi penerapan 3M,"katanya.(lim)

Laporan : AGUSTIAR (Pekanbaru)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Resahkan Warga, Dua Warung Remang-remang di Kuantan Mudik Ditertibkan Polisi

Polsek Kuantan Mudik menertibkan dua warung remang-remang di Bukit Betabuh setelah menerima keluhan warga. Lima…

17 jam ago

PETI di Kampar Kiri Digerebek, Satu Operator Ekskavator Diamankan Polisi

Polisi membongkar aktivitas PETI di Kampar Kiri Hulu dan mengamankan operator ekskavator. Sejumlah peralatan tambang…

24 jam ago

Warga Rambah Sempat Krisis Air Bersih, Ternyata Kabel Pompa Dicuri

Warga Rambah sempat kesulitan air bersih setelah kabel pompa distribusi di Desa Pawan dicuri. Aliran…

24 jam ago

Dosen Unilak Bekali Siswa SMKN 1 Kandis Jurus Branding Digital dan Hitung Harga Jual

Dosen Unilak membekali siswa SMKN 1 Kandis dengan kemampuan digital branding dan menghitung HPP untuk…

2 hari ago

Air Sungai Singingi Kembali Keruh, PETI Diduga Jadi Penyebab

Air Sungai Singingi kembali keruh setelah PETI diduga beraksi. Warga meminta aparat meningkatkan razia demi…

2 hari ago

Tempuh 192 Km Selama 22 Jam, Goweser Paliko Siap Meriahkan Gowes Merdeka 2026

Tempuh 192 km selama 22 jam, tiga Goweser Paliko dari Payakumbuh dan Limapuluh Kota hadir…

2 hari ago