kejang-kejang-diduga-terkena-covid-19-ternyata-epilepsi
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Masyarakat Kota Pekanbaru dibuat heboh adanya video seorang laki-laki yang terbaring di lantai satu tempat makan dan mengalami kejang-kejang. Tak seorang pun yang berani menolong di tempat kejadian di Jalan Balam, Sukajadi, Kota Pekanbaru itu.
Video tersebut dikaitkan dengan kondisi saat ini, dengan ancaman wabah Covid-19. Banyak warga yang menonton video tersebut mengira bahwa laki-laki yang berada dalam video itu terkena wabah Covid-19.
Kapolsek Sukajadi AKP Hendrizal Gani saat dikonfirmasi Riau Pos mengatakan, laki-laki yang berada di video viral tersebut bernama Syafrizal (50). "Dia sakit epilepsi atau ayan, bukan karena virus corona," sebutnya, Jumat (17/4).
Perwira balok tiga itu pun melanjutkan, kejadian itu terjadi, Selasa (12/4) sekitar pukul 22.00 WIB, di saat korban sedang bermain catur dengan temannya. Tiba-tiba korban berteriak dan jatuh ke lantai serta mengalami kejang-kejang.
"Berdasar keterangan saksi, korban tak sadarkan diri selama lima menit. Selanjutnya korban dibawa oleh temannya Ari ke rumah korban untuk beristirahat," ucapnya.
Korban telah mengalami dua kali kejadian yang sama. Sakitnya dipicu karena kelelahan akibat bekerja. "Jika korban mengalami kelelahan maka penyakit epilepsinya akan kambuh. Korban merupakan seorang buruh bangunan," ujarnya.
Ia mengatakan, saat ini korban telah sembuh. "Anggota sudah cek dan memastikan korban dalam keadaan baik-baik saja. Saat ini korban sudah dalam kondisi sehat, dan tidak ada gejala penyakit lain atau corona," paparnya.(s)
Polisi dalami kasus lansia tewas di Rumbai, Pekanbaru. Olah TKP kedua dilakukan, empat saksi diperiksa,…
Antrean panjang BBM terjadi di Pekanbaru. Warga rela antre hingga satu jam, bahkan membeli eceran…
Jalan di Lubuk Betung Rohul kini mulus usai diaspal. Warga rasakan manfaatnya dan ucapkan terima…
SPBU Bangkinang tambah pasokan Pertalite hingga 16 ton untuk atasi antrean panjang jelang akhir bulan,…
Seorang JCH Kuansing meninggal dunia usai alami serangan jantung saat pelepasan. Jenazah dimakamkan di kampung…
Pengakuan satpam PUPR Riau di sidang Tipikor ungkap pengantaran uang Rp300 juta terkait dugaan pemerasan…