jejak-kaki-harimau-muncul-dekat-pltu
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Masyarakat yang mendiami areal Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru dihebohkan dengan penemuan jejak yang diduga kaki harimau sumatera (Pathera tigris sumatrae).
Awalnya, informasi tersebut beredar luas di media sosial Facebook yang dibagikan oleh akun Viena. Dalam unggahannya, wanita ini menjelaskan lokasi penemuan jejak itu berada di dekat PLTU tersebut. "Bantu up donk. Karna dari tadi pagi belum ada respon dari BBKSDA Riau,".
Diduga jejak tapak kaki harimau sumatera, lokasi penemuan di kawasan PLTU Tenayan Raya Kamis (16/1). "Mohon ditindak lanjuti karena lokasi tersebut bersinggungan langsung dengan manusia," jelasnya.
Menanggapi hal itu, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau turun ke lokasi. Dari identifikasi tim di lapangan, jejak tersebut diduga kuat merupakan jejak harimau.
"Dari hasil identifikasi ditemukan jejak yang diduga merupakan jejak harimau sumatera, dengan panjang 14 Cm dan lebar 12 Cm," kata Humas BBKSDA Riau, Dian Indriati kepada Riau Pos, Jumat (17/1).
Dikatakan Dian, awalnya jejak tersebut ditemukan pertama kali oleh seorang petani bernama Sugito. Penemuan jejak tersebut berada di kebun pisang miliknya. "Jejak tersebut sudah berada sekitar tiga hari di kebunnya, namun beliau baru melaporkan temuan jejak tersebut ke security PLTU Tenayan Raya pada 16 Januari 2020," ungkap Dian.
Atas temuan itu, BBKSDA Riau melakukan dokumentasi dan pengukuran terhadap jejak tersebut. Tak lupa petugas juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat sekitar terkait kemunculan satwa harimau sumatera.
"Kita juga memberikan kontak person kepada masyarakat apabila menemukan jejak baru atau sisa kotoran agar segera diinformasikan ke petugas BBKSDA Riau," tuturnya.(*1)
PUPR Kuansing mulai memperbaiki Jalan Pasar Modern Telukkuantan yang rusak dan berlubang menjelang Iduladha.
JCH asal Pekanbaru meninggal dunia di Batam setelah menjalani perawatan hampir sebulan sebelum keberangkatan haji.
Kecelakaan tunggal di Tol Pekanbaru–Dumai diduga akibat microsleep. Dua orang meninggal dunia, enam luka berat.
Sidang Abdul Wahid kembali digelar. Jaksa KPK menyoroti CCTV rusak dan temuan barang mewah saat…
PSSI Riau masih mengupayakan tambahan kuota Liga 4 nasional agar Energi Bintang Riau berpeluang menyusul…
Gerakan Pangan Murah di Tembilahan dipadati warga yang berburu kebutuhan pokok terjangkau menjelang Hari Raya…