Categories: Pekanbaru

JPO Rusak Tak Kunjung Diperbaiki

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kondisi sejumlah jembatan penyeberangan orang (JPO) di Kota Pekanbaru kian memprihatinkan. Pasalnya, JPO yang sudah lama rusak parah karena sudah keropos dan berkarat hingga kini tak kunjung mendapatkan perbaikan, sehingga menyulitkan bagi pejalan kaki yang ingin menyeberang.

Pantauan Riau Pos, Senin (16/9) terlihat kondisi besi JPO yang sudah tak layak digunakan di depan kompleks Sudirman Square, Kota Pekanbaru mulai mengalami pengeroposan, baik di bagian tiang pancang hingga bagian lantainya.

Bahkan atap bangunan JPO itu juga sudah terlepas satu per satu, sehingga membuat tidak ada lagi pelindung. Tak hanya itu pejalan kaki yang ingin menyeberang menggunakan JPO tersebut harus ekstra hati-hati karena angin kencang yang berasal dari arus lalu lintas yang ada di bawahnya kerap membuat JPO terasa bergetar cukup kencang sehingga membahayakan keselamatan pejalan kaki.

Salah seorang pejalan kaki Kurniawati mengaku kondisi JPO di Kota Pekanbaru sudah selayaknya me dapatkan perhatian lebih dari pemerintah.

Apalagi banyak yang rusak di jalan protokol yang padat akan arus lalu lintas, sehingga dapat membahayakan keselamatan pejalan kaki dan pengendara jika menggunakan badan jalan untuk menyeberang.

Ia berharap sejumlah JPO di Kota Pekanbaru dapat segera diperbaiki agar pejalan kaki merasa nyaman dan aman saat ingin menyeberang jalan.

”Saya khawatir JPO ini roboh dan malah menimpa pengendara yang ada dibawahnya. Karena saya sebagai pejalan kaki serasa bertarung nyawa saat melintasi JPO yang bergoyang kencang ini,”katanya.

Saat dikonfirmasi belum lama ini Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Pekanbaru, Yuliarso mengaku perbaikan terhadap JPO tersebut merupakan wewenang pihak ketiga.

Bahkan pihaknya sudah menyampaikan kerusakan yang terjadi pada JPO tersebut kepada pengelola karena pemanfaatan iklan tersebut menjadi kewajiban pihak ketiga untuk memberikan perawatan.

Tak hanya itu sampai saat ini, pihaknya masih belum memiliki anggaran untuk melakukan perawatan JPO, sehingga pihaknya menyerahkan kembali perbaikannya kepada pihak pengelola.

”Itu menjadi kewajiban pihak ketiga untuk mendapatkan perawatan. Kami tak punya anggaran untuk melakukan perawatan,” jelasnya.(ayi )

Laporan PRAPTI DWI LESTARI, Kota

 

Redaksi

Recent Posts

APBD Terbatas, Meranti Andalkan Program IJD untuk Benahi 9,6 Km Jalan

Pemkab Kepulauan Meranti mengusulkan tiga ruas jalan sepanjang 9,6 km masuk program IJD dengan kebutuhan…

3 jam ago

Kabut Asap Karhutla Kembali Selimuti Pekanbaru, Polusi Tertinggi Ketiga di Indonesia

Kabut asap karhutla masih menyelimuti Pekanbaru. Kualitas udara memburuk, AQI mencapai 171 dan 156 titik…

4 jam ago

Bentrokan Konflik Lahan 80 Hektare di Kuansing, 9 Orang Terluka

Bentrokan dua kelompok terkait konflik lahan 80 hektare terjadi di Kuansing. Sembilan orang terluka dan…

4 jam ago

Jalan Sontang-Duri Kembali Berlumpur, Truk Bermuatan Berat Banyak Terjebak

Jalan Sontang-Duri kembali rusak setelah hujan menggerus timbunan. Truk bermuatan berat kesulitan melintas dan terjebak…

5 jam ago

Erupsi 4 Gunung Bikin 8 Bandara Ditutup, 35 Penerbangan Pekanbaru-Jakarta Batal

Erupsi empat gunung mengganggu penerbangan. Sebanyak 35 penerbangan dari dan ke Pekanbaru batal setelah delapan…

5 jam ago

Distribusi Tersendat, Semen di Rohul Langka hingga Warga Harus Antre

Kelangkaan semen di Rohul hampir sebulan membuat warga harus booking. Omzet toko bangunan turun hingga…

5 jam ago