Categories: Pekanbaru

Penjambret ditangkap setelah tabrakan

(RIAUPOS.CO) — AKSI kriminal seperti jambret yang merajalela memang meresahkan masyarakat. Hal itu terbukti dengan masih adanya kejadian jambret di sekitar Jalan Kereta Api, Tangkerang Tengah, Marpoyan Damai, Pekanbaru. Kejadian terjadi sekitar pukul 16.30 WIB pada Sabtu (15/6).
Aksinya bermula ketika pelaku yang berinisial FK (20), bersama rekannya RN berada di salah bengkel di jalan tersebut. Hingga kedua pelaku mengendarai sepeda motor dengan tujuan mencari korban. Namun nahas, aksinya tidak berjalan mulus.
Menurut Kabid Humas Polresta Pekanbaru Ipda Budhia Dianda, di tengah jalan saat pelaku RN melihat wanita dengan kondisi tangan kiri memakai gelang emas, ia mengode FK untuk melakukan kesempatan tersebut.
‘’Kedua pelaku tersebut pun membuntuti korban Dewi Sartika. Pelaku membuntuti dari arah belakang dan memepet korban dari sebelah kiri. Pelaku RN langsung menarik gelang emas dan berhasil diambil pelaku dengan kecepatan tinggi sehingga berhasil melarikan diri,’’ jelasnya.
Kemudian, korban berteriak jamret sambil mengejar pelaku sekitar sejauh 100 meter. Di persimpangan Jalan Cendrawasih sepeda motor yang dipergunakan oleh kedua pelaku menabrak sepeda motor lain. Hingga sepeda motor korban menabrak sepeda motor pelaku.
‘’Pelaku dan korban sama-sama terjatuh dari sepeda motor. Setelah itu pelaku RN berhasil melarikan diri sedangkan pelaku FK berhasil ditangkap oleh warga sekitar,’’ ujarnya.
Lanjutnya, seketika Kanit Reskrim Polsek Bukit Raya Iptu Aspikar dan anggotanya tiba di TKP, langsung membawa pelaku dan sepeda motornya ke Polsek Bukit Raya. Sedangkan, korban perempuan langsung dibawa ke Rumah Sakit Syafira dengan kondisi di bagian mata kaki sampai tulang keringnya terdapat luka gores yang cukup parah.
Dari kejadian tersebut, barang bukti telah diamankan satu unit sepeda motor matik warna hitam bold BM 4422 AI. Sementara kerugian yang dialami oleh pihak korban atau pelapor sebesar Rp15 juta dan ditambah luka gores yang cukup parah di bagian mata kaki hingga sampai ditulang kering.(*3/rnl)
Laporan MARRIO KISAZ, Kota

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Tabebuya Bermekaran, Wajah Kota Pekanbaru Berubah Jadi Lebih Indah

Bunga Tabebuya bermekaran di sejumlah ruas jalan Pekanbaru. Warga terpesona melihat pemandangan kota yang lebih…

3 hari ago

Kalam Kudus Menang di Dua Laga, Putra-Putri Melaju ke Final HSBL Selatpanjang

Kalam Kudus meraih dua kemenangan pada HSBL Selatpanjang 2026 dan memastikan tim putra-putri melaju ke…

3 hari ago

Mengarak Tabak hingga Makan Beradat, Tradisi Melayu Batang Peranap Kembali Digelar

Festival Adat Batang Peranap menampilkan Beghagak Tabak, Caca Inai dan Makan Beradat sebagai upaya melestarikan…

4 hari ago

Harga Dexlite Melonjak, Antrean Biosolar di Pelalawan Mengular

Harga Dexlite naik Rp5.050 per liter, pengendara beralih ke biosolar hingga antrean di SPBU Pangkalan…

4 hari ago

Akses Pelabuhan Tanjung Harapan Dibangun Ulang, Ini Panjang dan Ketebalan Jalannya

Pelindo mulai meningkatkan jalan akses Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang senilai Rp1,48 miliar untuk kenyamanan dan…

4 hari ago

Lahan 221 Hektare Jadi Sorotan, Mitra Agrinas dan Ninik Mamak Koto Garo Saling Lapor

Konflik pengelolaan lahan eks PT RAL di Koto Garo, Kampar, memanas setelah Mitra Agrinas dan…

4 hari ago