Categories: Pekanbaru

Tingkatkan Pengawasan Kendaraan Odol

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — – Kondisi jalan Kota Pekanbaru saat ini mengalami kerusakan parah, keriting, berlubang, bergelombang. Ini akibat bebas masuknya kendaraan over dimension over loading (ODOL). Tidak hanya itu dampak lain yang mengerikan lagi adalah banyaknya korban jiwa akibat penyempitan jalan, terjadi di Jalan HR Soebrantas dan juga Jalan Riau.

Hal ini menjadi perhatian kalangan DPRD Kota Pekanbaru, yang banyak menerima aduan masyarakat, dan meminta supaya ada tindakan yang lebih tegas lagi untuk melarang dan menghentikan masuknya truk ODOL ini oleh APH yang berwenang.

"Kepada Dishub, kami minta supaya ada upaya lain selain hanya memberikan tanda, atau rambu-rambu larangan. Seperti membuat spanduk imbauan atau sosialisasi besar di pasang di titik pintu masuk kota, " kata Ketua Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru Sigit Yuwono kepada wartawan, Selasa (16/3).

Ditegaskan Sigit lagi, dalam spanduk sosialisasi itu harus dituliskan larangan masuk truk ODOL dan sertakan sanksi tegasnya. "Ajak juga masyarakat untuk ikut mengawasi dengan menyertakan contact person untuk dihubungi," tambah politisi Demokrat ini yang berharap upaya ini bisa dilakukan dan menjadi atensi bersama.

Disampaikan Sigit, yang juga sangat menyayangkan, sampai saat ini ODOL masih ada yang ‘’curi-curi" melintas bebas masuk kota Pekanbaru. "Memang sudah menjadi perhatian aparat penegak hukum ( APH) yakni pihak kepolisian dengan ditetapkannya sanksi bagi ODOL yang terjaring penindakan. Ini kami apresiasi, namun penindakan ini harus selalu dilakukan dengan menempatkan petugas secara bergiliran, " sarannya lagi.

Disebutkan Sigit lagi, saat hearing pekan lalu, Dinas Perhubungan tidak bisa melakukan penindakan terhadap pelanggaran ODOL tersebut, namun diminta ada melakukan upaya lain.

"Karena dampak dari bebas masuknya ODOL ini ke masyarakat. Belum lagi laporan masyarakat di Jalan HR Soebrantas dan juga Jalan Riau, jalan dibuat macet karena truk ODOL ini membuat jalan sesak, " tuturnya.

Makanya diharapkan Sigit, kepada APH dapat melindungi masyarakat dengan menindak tegas ODOL bandel. "Kan sudah ada jalur yang dibolehkan, arahkan saja ke jalur itu lebih aman dan tidak merusak jalan kota," paparnya.

Untuk itu, ditegaskan Sigit, jalan kota ini dibuat bukan untuk ODOL yang bebannya cukup berat, sehingga membuat kondisi jalan cepat rusak. "Ini harus menjadi perhatian jangan sampai rusaknya bertambah," tutupnya.(gus)

 

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

5 Rumah Aspol Pekanbaru Dibangun Lagi Usai Kebakaran

Lima rumah Aspol Pekanbaru yang terbakar segera dibangun kembali lewat gotong royong lintas instansi, ditargetkan…

10 jam ago

Polisi Tangkap Pasutri di Kampar, Sita Senpi Rakitan dan Sabu

Polisi Kampar tangkap tiga pelaku, termasuk pasutri, dan sita senpi rakitan, amunisi, serta lebih dari…

11 jam ago

Mobil Dinas Wali Kota Jadi Antar Jemput Pasien Gratis di Pekanbaru

Pemko Pekanbaru luncurkan layanan antar jemput pasien gratis pakai mobil dinas Wali Kota mulai 1…

11 jam ago

Pemprov Riau Bantu Daerah yang Kesulitan Bayar Gaji ASN

Pemprov Riau siap membantu tiga daerah yang kesulitan membayar gaji dan THR ASN dengan tambahan…

13 jam ago

Tumpukan Sampah Ganggu Warga Kuansing, Ini Penjelasan DLH

Sampah menumpuk berhari-hari di Kuansing dan tak terangkut. Bupati siapkan sistem baru, sementara DLH akui…

13 jam ago

Pemkab Inhil Tuntaskan TPP dan THR Cair Penuh Sebelum Lebaran

Pemkab Inhil memastikan TPP dan THR ASN telah dibayar penuh sebelum Lebaran, tanpa tunggakan, untuk…

1 hari ago