Categories: Pekanbaru

Kapal Pembawa 10 Dus Rokok Ilegal Ditangkap

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Riau menangkap satu speedboat yang mengangkut rokok ilegal di Tembilahan, Kabupaten Indagiri Hilir. Tak tangung-tangung, 10 kardus rokok tanpa pita cukai diamankan dari seorang nahkoda berinsial R. 

Kasubdit Gakkum Ditpolair Polda Riau, AKBP Wawan Setiawan dikonfirmasi Riau Pos, membenarkannya. Dikatakan Wawan, penangkapan ini merupakan hasil dari penyelidikan setelah menerima informasi masyarakat terkait penyeludupan rokok ilegal ke Riau.

"Kami lakukan penyelidikan, dan mendapati kapal yang membawa rokok ilegal tersebut," ungkap Wawan, Ahad (16/2) kemarin. 

Speedboat itu, disampaikannya, berhasil dicegat ketika melintas di perairan Terusan Mas, Rabu (5/2) lalu usai berlayar dari Sungai Guntung menuju Tembilahan. Terhadap kapal cepat ini, dilakukan penggeledahan dan ditemukan rokok ilegal. "Kita temukan 10 dus rokok ilegal, dan mengamankan operator kapal berinisal R," ujarnya. 

Setelah dilakukan interogasi dan pemeriksaan, speedboat tersebut langsung dikawal menuju dermaga Satpolair Polres Inhil guna proses lebih lanjut. Wawan menambahkan, kepada pelaku diterapkan pasal 323 (1) Undang-Undang RI Nomor 17/2008 Tentang Pelayaran.

"Yang bersangkutan kedapatan berlayar tanpa surat perintah berlayar dari Syahbandar. Kita sangkakan juga pasal 480 KUH Pidana, dimana dia melakukan penadahan berupa membawa rokok ilegal merk Luffman tanpa cukai. Yang sepatutnya diduga diperoleh dari kejahatan," jelasnya. 

Upaya penggagalan penyelundupan rokok ilegal bukan yang pertama kali dilakuka Ditpolairud Polda Riau. Sebelumnya, pada Jumat (31/1) lalu turut ditangkap dua speedboat pengangkut rokok ilegal di Perairan Terusan Mas, Jumat (31/1) dini hari.

Speedboat itu membawa masing-masing 25 tim atau dus rokok atau setara 25 ribu bungkus rokok. Tak hanya menyita puluan ribu rokok merk Luffman, diamankan dua tersangka yang berperan sebagai nahkoda kapal. Adapun para tersangka itu masing-masing bernama Juarsa dan Mulyadi. 

Terhadap rokok ilegal ini, direncanakan akan dibawa ke Tembilan. Kemudian diedarkan sejumlah wilayah yang tersebar di Provinsi Riau. Yang mana kedua tersangka diupah sebesar Rp1juta.(rir)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

WNA Asal India Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Hotel Jalan Hang Tuah Duri

Seorang WNA asal India berinisial SR (61) ditemukan tidak bernyawa di kamar hotel kawasan Jalan…

7 jam ago

Polda Riau Libatkan Bhabinkamtibmas dalam Program Rehabilitasi Mangrove M4CR

Direktur Pembinaan Masyarakat Polda Riau Kombes Pol Eko Budhi Purwono memperkuat komitmen menjaga ekosistem pesisir…

8 jam ago

Truk Tonase Besar Kembali Marak di Jalan HR Soebrantas, Anggota DPRD Pekanbaru Roni Pasla Angkat Suara

Anggota Komisi IV DPRD Pekanbaru Roni Pasla mendesak Dishub dan Polresta Pekanbaru bertindak tegas menertibkan…

8 jam ago

Total 683 Dapur Beroperasi di Riau, BGN Targetkan 1,5 Juta Penerima Manfaat

Badan Gizi Nasional meresmikan 87 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Riau untuk mendukung…

11 jam ago

Cegah Peredaran Barang Haram, Polsek Kampar Kiri Gelar Razia Kafe Malam Hari

Polsek Kampar Kiri menggelar razia pencegahan narkotika di sebuah kafe di Desa Lipat Kain Utara,…

13 jam ago

Beroperasi Selama 31 Tahun, Mall Legendaris Plaza Citra Pekanbaru Tutup Permanen

Pusat perbelanjaan legendaris Plaza Citra Pekanbaru resmi menghentikan operasional secara permanen setelah 31 tahun melayani…

20 jam ago