Categories: Pekanbaru

Klarifikasi Indikator PPKM, Pemko Surati Kemenkes

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Indikator Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang berlaku di Pekanbaru diklarifikasi oleh Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru. Dengan menyurati Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Dijelaskan adanya data yang tak singkron antara Pekanbaru dan pusat.

Sejumlah data yang tidak sinkron ini berupa pelaporan konfirmasi kasus hingga capaian vaksinasi Covid-19. "Kemarin kami membuatkan surat klarifikasi tentang pelevelan (PPKM) supaya Kemenkes bisa melihat lagi. Mungkin ada data yang tidak matching (sinkron) antara yang kami laporkan dengan yang ada di Kemenkes," terang Sekretaris Kota (Sekko) Pekanbaru, Muhammad Jamil, akhir pekan lalu.

Menurutnya, perbedaan data terjadi karena dimungkinkan adanya pelaporan yang disampaikan tim Satgas Penanganan Covid-19 Pekanbaru terlambat masuk ke Kemenkes RI.

Sementara administrasi telah selesai di pemerintah kota, sedangkan tim yang melaporkan belum sampai ke Kemenkes. "Kemarin suratnya sudah ditandatangani, semoga mereka (Kemenkes) cepat bahas," jelasnya. Jamil menyebut, untuk situasi sebaran kasus Covid-19 di Kota Pekanbaru saat ini landai. Bahkan beberapa hari terakhir tambahan kasus harian nihil. Mayoritas wilayah di Kota Pekanbaru juga sudah berada di zona hijau, atau tidak terdampak Covid-19.

Berdasarkan data pemetaan Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, dari total 83 kelurahan yang ada, 81 kelurahan diantaranya sudah zona hijau. Sementara 2 kelurahan lagi berada di zona kuning atau tingkat resiko rendah.

Kemudian berdasarkan data pemetaan kecamatan, dari 15 kecamatan yang ada di Pekanbaru, 8 diantaranya zona hijau. Sementara tujuh kecamatan lainnya zona kuning. 7 kecamatan zona kuning ini diantaranya, Bina Widya, Marpoyan Damai, Rumbai, Senapelan, Sukajadi.

Kemudian, Tenayan Raya dan Tuah Madani. Sementara untuk status Kota Pekanbaru masih berada di zona kuning. Untuk kasus aktif, per 15 Januari 2022 hanya ada 11 kasus.(yls)

Laporan M ALI NURMAN, Pekanbaru

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Oknum Guru Diduga Lecehkan Siswi SMAN di Pekanbaru, Kasus Dilaporkan ke Polisi

Oknum guru di salah satu SMAN Pekanbaru diduga melakukan pelecehan terhadap siswi saat kegiatan sekolah…

2 hari ago

THR Wajib Dibayar H-7 Lebaran, Disnaker Bengkalis dan Kuansing Buka Posko Pengaduan

Disnaker Bengkalis dan Kuansing menetapkan pembayaran THR pekerja paling lambat H-7 Idulfitri 1447 H dan…

2 hari ago

Bukber Ala Timur Tengah, Whiz Prime Hotel Hadirkan Iftar Sahara Mulai Rp115 Ribu

Whiz Prime Hotel Sudirman Pekanbaru hadirkan program Iftar Sahara dengan menu Timur Tengah dan Nusantara…

2 hari ago

Kolaborasi Lawan Stunting, PTPN IV PalmCo Intervensi Gizi Anak di Rokan Hulu

PTPN IV PalmCo melalui Regional III menggulirkan program intervensi stunting bagi 100 anak di Rohul…

2 hari ago

Emosi Dipicu Knalpot Bising, Pria di Inhil Bacok Tetangga Sendiri

Gara-gara knalpot motor bising, seorang siswa di Tempuling, Inhil dibacok tetangganya. Pelaku berhasil ditangkap polisi…

2 hari ago

Aksi Spanduk di Gerbang Sekolah, Kegiatan Belajar di SMPN 2 Batang Peranap Terhenti

Spanduk kecaman terhadap kepala sekolah terpasang di SMPN 2 Batang Peranap. Akibatnya, siswa tak bisa…

2 hari ago