Categories: Pekanbaru

Polda Menunggu Hasil Penelaahan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Kepolisian Dae­rah (Polda) Riau tengah menunggu hasil penelaahan berkas perkara dugaan kebakaran lahan di area PT Tesso Indah (TI). Hal ini, setelah penyidik melimpahkan berkas ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, beberapa waktu lalu. 

Kebakaran lahan terjadi di perusahan bergerak di bidang perkebunan sawit pada blok T18, T19 & T20 terbakar seluas 31,81 hektare. Di mana lahan ini berbatasan dengan Suaka Margasatwa Kerumutan. Lalu, di blok N14, N15 & N16, seluas 37,25 hektare di Desa Rantau Bakung, Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Inderagiri Hulu (Inhu). Kebakaran ini berlangsung  hari sejak 19 Agustus 2019.

Atas peristwa itu, penyidik Ditreskrimsus Polda Riau melakukan penyelidikan dengan melibatkan sejumlah pihak sejak 26 September 2019 lalu. Hasil penyelidikan, ditemukan bukti permulaan yang cukup, sehingga perkara ditingkatkan ke tahap penyidikan pada 15 Oktober lalu.

Tak hanya itu saja, penyidik juga menetapkan dua orang tersangka yang bertanggung jawab dari perusahaan yakni, Direktur Operasional PT TI berinisial HK dan Asisten Kebun berinisial S. Keduanya, diduga lalai dalam jabatan yang menimbulkan kebakaran lahan. 

Untuk pelimpahan berkas atau tahap I yang pertama dilakukan penyidik, Rabu (20/11) lalu, usai meyakini proses penyidikan rampung. Terhadap pelimpahan itu, selanjutnya jaksa peneliti melakukan penelaahan berkas syarat formil dan materiil perkara. Namun, hasilnya diinyatakan belum lengkap dan dikembalikan disertai petunjuk jaksa atau P-19. 

Atas P-19 itu, penyidik berupaya melengkapi petunjuk jaksa. Setelah diyakini lengkap, kembali melimpahkan berkas perkara ke Kejati Riau untuk dilakukan penelahaan terhadap dugaan kebakaran lahan di area konsesi milik perusahaan bergerak di bidang perkebunan sawit.

"Kita masih menunggu P-21 (berkas dinyatakan lengkap) oleh Kejaksaan," ungkap Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus (Wadir Reskrimsus) Polda Riau, AKBP Fibri Karpiananto kepada Riau Pos, Kamis (16/1) kemarin.

Jika berkas perkara dinyatakan P-21, lanjut mantan Kapolres Kuantan Singingi, maka akan dilakukan tahap selanjutnya yakni penyerahan tersangka dan barang bukti ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) atau tahap II. Hal itu, agar perkara tersebut segara disidangkan di pengadilan. "Kita berharap berkas P-21. supaya bisa segera kita dilakukan tahap II," pungkas Fibri.

Dalam proses penyidikan telah dilakukan pemeriksaan terhadap puluhan saksi pada perkara kebakaran lahan PT TI. Hal ini, untuk merampungkan penyidikan. Saksi yang diperiksa di antaranya berasal dari perusahaan muaupun masyarakat termasuk tersangka dan saksi ahli yakni, saksi kebakaran hutan dan lahan, saksi ahli kerusakan hutan, saksi ahli lingkungan dan saksi ahli korporasi sudah diperiksa.(rir)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Tumpukan Limbah Kayu Ancam Sungai Bukit Batu Bengkalis

Tumpukan limbah kayu mencemari Sungai Bukit Batu Bengkalis. Warga khawatir dampak lingkungan dan mendorong penyelesaian…

6 menit ago

UMK Meranti 2026 Belum Berjalan Optimal, Pemkab Meranti Siapkan Aturan Khusus

Penerapan UMK 2026 di Meranti dinilai belum optimal. Pemkab pun menyiapkan Perbup sebagai aturan teknis…

20 menit ago

PSMTI Riau Matangkan Persiapan Musprov V, Pemilihan Ketua Jadi Agenda Utama

PSMTI Riau akan menggelar Musprov V akhir pekan ini di Pekanbaru untuk memilih ketua definitif…

31 menit ago

Pemko Pekanbaru Salurkan Bantuan Rp300 Ribu per Bulan untuk 424 KK Miskin Ekstrem

Sebanyak 424 KK miskin ekstrem di Pekanbaru menerima bantuan tunai Rp900 ribu untuk tiga bulan…

38 menit ago

Goweser Paliko Siap Ramaikan Riau Pos Fun Bike 2026, 120 Pesepeda Meluncur dari Payakumbuh

Goweser Paliko Payakumbuh siap memeriahkan Riau Pos Fun Bike 2026 dengan 120 pesepeda, bahkan berencana…

55 menit ago

DED Rampung, Pembebasan Lahan Flyover Garuda Sakti Dimulai 2026

Pemprov Riau menyiapkan anggaran pembebasan lahan flyover Simpang Garuda Sakti. Ground breaking proyek direncanakan awal…

23 jam ago