dprd-belum-terima-draf-rapbd-p-2021
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (RAPBD-P) 2021 Pemko Pekanbaru belum tentu dapat dibahas oleh DPRD Kota Pekanbaru, karena sampai pertengahan Agustus, DPRD belum terima drafnya dari Pemko Pekanbaru.
Menurut anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Pekanbaru, Sigit Yuwono, jika menilik jadwalnya, Agustus ini mestinya sudah mulai pembahasan. Tidak hanya RAPBD-P 2021, akan tetapi draf RAPBD 2022 pun belum diterima.
"Belum ada sampai ke kami, KUA-PPAS nya (RAPBD Perubahan dan RAPBD 2022). Kami tunggu saja,"kata Sigit yang merupakan Ketua Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru ini.
Padahal, kata politisi Demokrat ini, sebelumnya Pemko Pekanbaru sudah memberikan jawaban soal draf KUA-PPAS ini akan diserahkan pada pekan lalu.
Disampaikan Sigit juga, kondisi anggaran 2021 terjadi refocussing serta minimnya PAD akibat pandemi Covid-19. Dipastikan tidak ada penambahan pada RAPBD Perubahan 2021.
"Untuk RAPBD Perubahan bisa kami bahas, bisa tidak. Tergantung Pemko, apakah dikirimnya KUA PPAS, atau tidak. Jika tidak dikirim, itu artinya tidak ada penambahan di anggaran perubahan. Makanya kami juga harus mengikutinya. Karena hal ini juga dibenarkan aturan,"papar Sigit.
Akan tetapi ditegaskan Sigit lagi, untuk APBD 2022, dipastikan tetap dibahas, meski asumsi nilai APBD-nya dipastikan menurun.
"Dampak Covid-19 semua sektor lumpuh, hancur lebur semua. Tinggal yang diandalkan hanya PAD rutin saja dari sektor PBB, BPHTB, dan lainnya, termasuk dana transfer dari pusat. Kalau untuk pajak restoran, hiburan, hotel, parkir dan sejenisnya, dipastikan turun karena Covid-19,"paparnya lagi.
Disampaikan Sigit, sebagai perbandingan, APBD Pekanbaru 2021 disahkan Rp2,597 triliun. Angka ini mengalami refocussing untuk penanganan Covid-19, sekitar 8 persen dari total anggaran tahun 2021. Dan dengan kondisi pandemi ini, untuk APBD 2022 ditaksir maksimal sekitar Rp2,1 triliun.
"Menurun, namun belum bisa dipastikan. Kami tunggu draf dari pemko," tuturnya.(yls)
Laporan AGUSTIAR, Kota
Satlantas Polresta Pekanbaru menggelar patroli Blue Light dini hari dan mengamankan 12 sepeda motor pelanggar…
PT Butala Menang Abadi meluncurkan Menang Member Card di awal 2026 untuk mempermudah jemaah umrah…
Baznas Riau mencatat zakat ASN Pemprov Riau tahun 2025 mencapai Rp52,5 miliar dan terus mengoptimalkan…
Masyarakat Cerenti menggelar aksi damai dan menandatangani petisi menolak rencana relokasi warga TNTN ke Desa…
Kantin SDN 169 Pekanbaru terbakar dini hari. Lima unit damkar dikerahkan untuk memadamkan api dan…
Dermaga Peranggas di Kepulauan Meranti kian memprihatinkan dan dinilai tak layak pakai. DPRD mendesak pemerintah…