PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Program ketahanan pangan yang digagas Polri diharapkan mendongkrak perekonomian dalam ruang lingkup rumah tangga. Setidaknya memberikan sedikit pemasukan dari hasil kebun yang digarap. Setelah adanya lauching program Kampung Tangguh Gerakan Jaga Kampung pada 9 Juli lalu, kini Polda Riau meninjau ulang lokasi yang berada di Rumbai. Selain itu meninjau kelompok tani di Kelurahan Maharatu, Marpoyan Damai.
Kelompok tani di Kelurahan Maharatu, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru, mendapat kunjungan dari Kapolres Pekanbaru Kombes Nandang Mu'min Wijaya beserta jajaran. Turut hadir Dir Binmas Polda Riau Kombes Kris Pramono. Kedatangan nya pada Rabu (15/7) mendapat sambutan dari Kapolsek Bukitraya Kompol Bainar serta Ketua Forum Kemitraan Polisi Masyarakat (FKPM) Samsur dan masyarakat.
Di sana para rombongan memanen jagung. Kemudian jagung dibakar dan disantap usai melakukan tinjauan lain seperti budidaya lele dan cacing.
Kepala FKPM Tani Maharatu Jaya, Samsur, mengatakan, sejak terbentuknya kelompok tani, masyarakat terbantu. "Sudah enam kali panen termasuk hari ini. Dijual secara online," terangnya.
Usai kunjungan di FKPM Tani Maharatu Jaya, para rombongan bergeser lokasi ke daerah Kelurahan Agrowisata, Kecamatan Rumbai. Di sana disambut oleh Kapolsek Rumbai AKP Viola Dwi Anggreni dan anggota.
"Kagiatan hari ini mengecek dan menindaklanjuti program ketahanan pangan yang diterapkan Polresta Pekanbaru dan Polda Riau. Kita tahu dan paham, selain krisis ekonomi, kesehatan, pun berdampak ke krisis ketahanan pangan," ungkap Dir Binmas Polda Riau Kombes Kris Pramono.
Disebutkannya lagi, setelah dicek, masyarakat cukup aktif dan mempunyai penghasilan tambahan. (sof)
Oknum guru di salah satu SMAN Pekanbaru diduga melakukan pelecehan terhadap siswi saat kegiatan sekolah…
Disnaker Bengkalis dan Kuansing menetapkan pembayaran THR pekerja paling lambat H-7 Idulfitri 1447 H dan…
Whiz Prime Hotel Sudirman Pekanbaru hadirkan program Iftar Sahara dengan menu Timur Tengah dan Nusantara…
PTPN IV PalmCo melalui Regional III menggulirkan program intervensi stunting bagi 100 anak di Rohul…
Gara-gara knalpot motor bising, seorang siswa di Tempuling, Inhil dibacok tetangganya. Pelaku berhasil ditangkap polisi…
Spanduk kecaman terhadap kepala sekolah terpasang di SMPN 2 Batang Peranap. Akibatnya, siswa tak bisa…