FOTO BERSAMA: Wakil Ketua STIKes Payung Negeri Ns Fitry Erlin SKep MKep (tujuh kiri), Ketua Panitia Acara sekaligus narasumber Dona Martilova SST MKes (enam kiri ), narasumber Rumondang JK Napitu (delapan kiri), panitia dan dosen serta mahasiswa foto bersama usai acara seminar, Senin (15/7/2019). (SYAHRUL MUKLIS/RIAU POS)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Payung Negeri Pekanbaru mengelar seminar pembekalan calon alumni dengan tema ‘’Tantangan Dunia Kerja di Era Milenial 4.0’’ yang diikuti ratusan mahasiswa semester 6 dan semester 8, Senin (15/7).
Hadir, Ketua Stikes Payung Negeri Pekanbaru Hj Ns Deswinda SKep MKes, Wakil Ketua Tiga Ns Fitry Erlin SKep MKep. Pemateri Rumondang JK Napitu dan Dona Martilova SST MKes sekaligus ketua panitia acara serta dosen-dosen STIKes Payung Negeri.
Kegiatan ini di buka oleh Ketua Stikes Payung Negeri Pekanbaru Hj Ns Deswinda SKep MKes. Dalam sambutannya, Deswinda mengatakan, tujuan seminar ini agar para mahasiswa yang Insya Allah sebentar lagi akan menjadi alumni siap menghadapi dunia kerja. Tidak hanya dari sisi kompetensi akademik, yang paling penting adalah soft skill seperti etika, sikap dalam menghadapi dunia kerja.
Meningkatkan pemahaman calon alumni tentang cara sukses dan meningkatkan keterampilan peserta dalam mempersiapkan diri memasuki dunia kerja misalnya psikotes, interview. ‘’Saya mengharapkan peserta bisa mengikuti seminar ini dengan seksama, dapat memahami dan mendapatkan bekal sehingga nanti setelah diwisuda, siap untuk mengaplikasikan ilmunya pada masyarakat,’’ tutur Deswinda.
Sementara Ketua Panitia Dona Martilova SST MKes mengatakan bahwa sesuai dengan program Kemenristekdikti keperluan dunia kerja telah terjadi perubahan.
Kemampuan akademik dengan IPK tinggi atau hardskills saja tidak cukup sebagai modal dalam mencari kerja. Dona menerangkan, sesuai penelitian National Association Of Village And Employers (NACE) 2006 bahwa pada umumnya tenaga kerja memerlukan keahlian kerja atau softskills 82 persen dan 18 persen hardskills.
‘’STIKes Payung Negeri melalui Pusat Karir dan Inovasi Kampus (PKIK) mengharapkan lulusan STIKes Payung Negeri dapat lulus dengan kemampuan berkomunikasi, jujur, percaya diri, mampu bekerja sama, dan etos kerja yang tinggi,’’ kata Dona.
Dengan adanya seminar ini, para calon alumni bisa mendapatkan pencerahan dari narasumber. Peserta seminar mempunyai motivasi, inisiatif, entrepreneurship, bisa berpikir analisis namun tetap sopan, beretika dan bermoral agama. Dona menambahkan, dengan memiliki soft skill calon alumni STIKes Payung Negeri nantinya dapat bekerja dengan baik apapun jenis dan bidang pekerjaannya,’’ kata Dona.(rul/c)
Editor: Eko Faizin
Sebanyak 760 warga binaan Lapas Tembilahan menerima remisi Idulfitri 1447 H, dua di antaranya langsung…
Hujan deras tak surutkan antusias warga Pekanbaru Salat Idulfitri bersama wali kota. Lokasi dipindah ke…
Hilal belum terlihat, Arab Saudi tetapkan Syawal Jumat 20 April 2026
Aksi penjambretan uang santunan anak yatim di Pekanbaru viral. Pelaku berpura-pura bertanya sebelum merampas amplop…
Pemko Pekanbaru mempercepat perbaikan jalan rusak jelang Idulfitri. Jalan Teluk Leok ditargetkan bisa dilalui aman…
Pemko Pekanbaru salurkan insentif Ramadan kepada 2.401 guru. Guru honor komite dapat tambahan hingga Rp600…