agung-ajak-masyarakat-tidak-tinggalkan-masjid-karena-corona
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Mewabahya virus corona di beberapa wilayah di Indonesia menimbulkan kekhawatiran tersendiri bagi masyarakat. Belum lagi jumlah pasien positif yang terus bertambah. Atas kondisi itu, Anggota Komisi V DPRD Riau Agung Nugroho meminta masyarakat untuk tetap tenang dan menjaga kondisi kesehatan.
"Wajar saja bila masyarakat lebih memilih berdiam di rumah. Terlebih sudah ada peringatan dari pemerintah. Namun kami imbau supaya masyarakat khususnya yang beragama Islam, jangan tinggalkan masjid. Teruslah berdoa," ucap Agung kepada Riaupos.co, Senin (16/3/2020).
Diakui dia, antisipasi penularan virus tidak kalah penting saat ini. Namun sebagai masyarakat yang menjunjung tinggi nilai ke-Tuhanan sesuai dengan Pancasila, maka ia meminta agar tetap mengharapkan bantuan dari Sang Pencipta.
"Saya mengutip pernyataan salah seorang pemuka agama kita, yang mengatakan persentase anda mati karena corona itu cuman 1 persen. Sementara persentase anda mati kapanpun itu 100 persen. Maka jangan pernah lupa untuk berdoa," sambungnya.
Terakhir, Ketua Fraksi Demokrat DPRD Riau ini turut meapresiasi langkah serta kebijakan yang telah diambil pemerintah pusat maupun daerah. Hanya saja, ia memberikan beberapa masukan untuk Gubernur Riau, Syamsuar.
Diantaranya tetap memperhatikan kebutuhan masyarakat di tengah kondisi saat ini. Seperti penyediaan masker hingga vitamin peningkat imun tubuh.
"Beberapa catatan dari kami, supaya Pak Gubernur segera menyediakan masker gratis serta vitamin penguat imun tubuh bagi masyarakat. Ini juga tidak kalah penting di tengah kondisi saat ini," pintanya.(nda)
Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hulu mencatat sebanyak 2.394 warga terserang ISPA akibat kabut asap karhutla…
Sebanyak 1.687 pencari kerja memadati halaman Kantor Bupati Rokan Hulu pada hari pertama Job Fair…
Tim basket putra SMA Darma Yudha Pekanbaru sukses mempertahankan gelar juara Honda DBL with Kopi…
Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru menghadirkan promo bulanan bertajuk Paket "Koper" dengan tarif Rp455 ribu per…
Mahasiswa Magister Pendidikan Matematika FKIP UNRI mendampingi 45 guru MTsN 1 Kampar dalam memanfaatkan ChatGPT…
Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu belum menerbitkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan bagi 247 kepala sekolah yang…