Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 di Kota Pekanbaru berlangsung damai, aman dan kondusif. Hal ini tidak lepas dari peran warga Kota Bertuah.
Hal ini disampaikan Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, kemarin. Ia menyampaikan rasa bangga atas dukungan yang diberikan oleh masyarakat. Berhasilnya pengawalan pemilu tidak bisa lepas dari peran masyarakat.
”Kami berkomitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama proses pemilu, dan apresiasi masyarakat menjadi penguat semangat kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik,” kata Kombes Jeki.
Dengan keterlibatan semua pihak, lanjut Kombes Jeki, proses pemilu hampir di seluruh wilayah Kota Pekanbaru berhasil berjalan dengan lancar dan damai.
”Hal ini menjadi bukti nyata bahwa kerjasama yang solid antara aparat keamanan dan masyarakat dapat menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif dalam pelaksanaan demokrasi,” ungkapnya.
Hingga Kamis (15/2), Polresta Pekanbaru belum menerima laporan gangguan berarti terkait pelaksanaan pemilu. Bahkan saat perhitungan suara di puluhan TPS hingga dini hari kemarin, suasana tetap aman dan kondusif.
Risiko TPS Rawan Berhasil Ditekan
Sementara itu, Tim Pengamanan Gabungan Pemilu 2024 berhasil menekan risiko pada 17 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang sebelumnya ditetapkan berstatus rawan. Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika menyebutkan situasi aman terkendali berkat antisipasi dan pemetaan yang telah dilakukan jauh-jauh hari.
Atas keberihasilan itu, Kombes Jeki mengapresiasi kinerja aparat keamanan yang telah bekerja keras dalam mengamankan jalannya Pemilu 2024. Meski demikian, Jeki meminta agar anggotanya tetap waspada dan siaga sampai Pemilu selesai.
”Kami mengapresiasi kinerja petugas keamanan yang telah bekerja keras dalam mengamankan jalannya Pemilu 2024. Kami minta agar petugas terus meningkatkan kewaspadaan dan kesigapannya agar situasi keamanan tetap kondusif,” ungkapnya, Kamis (15/2).
Seperti diberitakan sebelumnya, ada 17 TPS yang dipetakan Polresta sebagai TPS rawan. Di antaranya di Kelurahan Air Dingin, Kecamatan Bukit Raya dengan jumlah 8 TPS. Sementara di Kelurahan Rumbai Bukit, Kecamatan Rumbai Barat terdapat 3 TPS masuk kategori sangat rawan.
Kemudian Kelurahan Tangkerang Utara, Kecamatan Bukit Raya terdapat 4 TPS rawan, disusul 1 TPS di Kelurahan Melebung. 2 TPS rawan lainnya berada di Kelurahan Sialang Sakti, Kecamatan Tenayan Raya.
Kriteria rawan ini di antaranya, dikarenakan adanya pemilih dengan KTP tidak sesuai dengan tempat tinggalnya atau berbatasan dengan kabupaten lain. Kategori sangat rawan berpotensi konflik ataupun kecurangan yang dilakukan oleh manusia seperti money politics atau karena lokasi TPS agak jauh. Termasuk TPS khusus di lapas, termasuk TPS kategori sangat rawan.(yls)
Laporan HENDRAWAN KARIMAN, Kota
Pekan pertama Ramadan, STC Pekanbaru mulai dipadati warga yang berburu baju Lebaran. Pedagang akui pembeli…
Seorang perempuan terjatuh dari Fly Over Pasar Pagi Arengka Pekanbaru dan ditemukan tak sadarkan diri.…
Pemko Pekanbaru gandeng 21 SMP swasta dalam SPMB 2026–2027 untuk memperluas akses pendidikan dan memastikan…
Puluhan kepala sekolah di Kepulauan Meranti menerima surat mutasi palsu dan diminta transfer Rp5 juta.…
Mohon penjelasan mengenai siapa saja yang termasuk dalam kategori tersebut beserta ketentuan apakah mereka wajib…
Mahasiswa UIN Suska Riau diduga membacok mahasiswi di ruang seminar. Polisi menyebut pelaku telah merencanakan…