Categories: Pekanbaru

Pekanbaru Peringkat Tiga Kasus Aktif Covid-19Â

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Dari data Satgas Penanganan Covid-19 Pusat, ada 12 kabupaten dan kota di Indonesia yang menjadi penyumbang 30 persen kasus positif Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) aktif saat ini. Kota Pekanbaru berdasarkan data 11 Oktober lalu berada di urutan ketiga. 

Dirincikan, urutan pertama adalah  Jakarta Timur dengan 2.600 kasus positif Covid-19 Aktif. Kemudian, Jakarta Selatan 2.439 kasus. Kota Pekanbaru 2.330 kasus, Jakarta Barat 2.248 kasus, Jakarta Pusat 2.009 kasus, Kota Padang 1.855 kasus, Kota Jayapura 1.751 kasus, Kota Bekasi 1.688 kasus, Kota Depok 1.606 kasus, Bogor 1.374 kasus, Jakarta Utara1.194 kasus dan Kota Ambon 1.126 kasus. 

Berdasarkan data itu, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar pertemuan, Selasa (13/10). Dari pertemuan dihasilkan beberapa poin yang menjadi perhatian agar angka penularan Covid-19 menurun. 

Salah satunya dengan menyiapkan Peraturan Walikota (Perwako) untuk menangani pasien Covid-19 terutama untuk kategori Orang Tanpa Gejala (OTG). Perwako ini nantinya akan memaksa OTG untuk isolasi di tempat atau fasilitas yang disediakan pemerintah daerah. "Kalau mereka isolasi mandiri di rumah, rumahnya harus layak untuk isolasi. Seperti anak tidak ramai, tidak bergaul dengan keluarga dan ada toilet di kamar. Petugas puskesmas bisa mengontrol keadaannya. Diisolasi di fasilitas pemerintah akan dibantu," kata Gubernur Riau Drs H Syamsuar MSi usai pertemuan. 

Lebih lanjut dipaparkannya, memang pertemuan yang melibatkan hingga level camat itu bertujuan agar timbul langkah lebih konkrit atas kondisi saat ini. "karena ada arahan dari bapak presiden, Pekanbaru termasuk kota yang tinggi penularan Covid-19 nya.  karena itu kami bersama walikota mengadakan pertemuan. Agar ada langkah yang bisa dilakukan dan lebih terkoordinir bersama sama, sehingga angka ini bsia menurun," urainya. 

Sementara itu, Wali Kota (Wako) Pekanbaru Dr H Firdaus ST MT menyampaikan, target jajarannya adalah meningkatkan angka kesembuhan juga bersamaan dengan itu menrunkan angka kematian. "Kita lakukan evaluasi sampai ke jajaran camat. Intinya bagaimaan pemerintah menurunkan angka penyebaran, kedua meningkatkan angka kesembuhan dan ketiga menurunkan angka meninggal dunia. Agar kita bisa kendalikan dampaknya," sebutnya. (ali)

Pesan Redaksi:
Mari bersama-sama melawan Covid-19. Riaupos.co mengajak seluruh pembaca ikut mengampanyekan gerakan 3M Lawan Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan dalam aktivitas sehari-hari. Ingat pesan Ibu, selalu Memakai masker, Mencuci tangan dan Menjaga jarak serta hindari kerumunan.

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagajarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Kasus Penyerangan Pekerja PT SBP, Korban Bertambah dan Pelaku Belum Ditangkap

Korban dugaan penyerangan terhadap pekerja PT SBP bertambah menjadi tiga orang yang dirujuk ke Pekanbaru,…

5 jam ago

Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi MBG, Eks Kepala BGN dan Dua Wakilnya Ditahan

Kejagung menetapkan tiga mantan pimpinan BGN sebagai tersangka dugaan korupsi Program MBG dan langsung melakukan…

6 jam ago

Gaji Juni dan Gaji Ke-13 ASN Rohul Cair Bulan Ini

Pemkab Rohul menyiapkan anggaran Rp90,67 miliar untuk pembayaran gaji Juni, gaji ke-13 ASN, dan Siltap…

6 jam ago

40 Bikers Honda Adu Kemampuan di Safety Riding Regional Competition 2026

Sebanyak 40 bikers Honda dari berbagai komunitas mengikuti Safety Riding Regional Competition 2026 di Kampar…

6 jam ago

RS Awal Bros Pekanbaru Raih Penghargaan Menteri Kesehatan atas Capaian Imunisasi Nasional

RS Awal Bros Pekanbaru menerima penghargaan Menteri Kesehatan RI atas capaian layanan imunisasi program terbanyak…

6 jam ago

Butuh Dana Cepat? BRI Multiguna Karya Bisa Cair Hanya dalam 1 Hari

BRI Multiguna Karya menawarkan solusi pembiayaan cepat bagi pekerja dengan payroll BRI, dengan pencairan dana…

6 jam ago