Categories: Pekanbaru

Gubri Syamsuar Apresiasi KLB Ikatan Notaris Indonesia Digelar di Riau

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kongres Luar Biasa (KLB) Ikatan Notaris Indonesia (INI) secara resmi dibuka di Labersa Grand Hotel Kampar, Selasa (14/6). Gubernur Riau (Gubri) Drs H Syamsuar yang hadir pada pembukaan

kegiatan yang juga mengadakan  Rapat Pleno Pengurus Pusat yang Diperluas (RP3YD) tersebut, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan INI pusat di Riau.

"Kami menyambut baik dan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada INI pusat yang telah memberikan kepercayaan kepada Provinsi Riau selaku tuan rumah. Atas nama Pemprov Riau mengucapkan selamat datang kepada Ketua INI beserta pengurus lainnya di Bumi Melayu Lancang Kuning. Semoga pelaksanaan kegiatan INI berjalan lancar," ungkap Syamsuar.

Salah satu agenda penting pelaksanaan KLB dan RP3YD adalah persiapan pemilihan Ketua Umum INI yang akan diselenggarakan pada Desember 2022 nanti dan perubahan kode etik serta Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi tersebut.

Sekretaris Umum (Sekum) INI Tri Firdaus Akbarsyah SH MH mengatakan, pihaknya optimis e-voting bisa dilaksanakan.

"Kami optimistis, dengan sumber daya yang ada, pelaksanaan pemilihan nanti bisa menggunakan sistem e-voting. Ini juga sudah kami laksanakan di Makassar dan bisa. Ini juga terkait penyesuaian teknologi kekinian. Ketika para guru dan siswa kita saat pandemi Covid-19 tinggi saja bisa e-learning, mengapa kami tidak menyesuaikan dengan teknologi terkini," ungkap Tri Firdaus.

Firdaus yakin, para anggota INI setuju dengan rencana tersebut. Apalagi mengingat anggota INI terdaftar saat ini sudah mencapai 2000-an notaris. Jumlah itu menurutnya tidak dimungkinkan semuanya untuk hadir saat kongres. Lewat e-voting, dari mana pun anggota tetap bisa melakukan pemilihan. Apalagi semua anggota memiliki hak suara masing-masing.

Untuk memastikan hal itu terwujud, INI akan melakukan penyesuaian AD/ART. Kendati dalam AD/ART saat ini yang belum disesuaikan itu tidak ada larangan e-voting, namun dengan perubahan, e-voting akan makin mendapatkan legitimasi. Terkait perubahan kode etik, Firdaus mengungkapkan perubahan itu lebih kepada penyesuaian zaman, hingga perlu ada perubahan untuk penyesuaian agar tidak usang.

Sementara itu Ketua Pengurus Wilayah INI Riau Syafrijon SH menuturkan, sebuah kehormatan bagi INI wilayah Riau diberikan kepercayaan sebagai penyelenggara kegiatan. Dirinya mengungkapkan, dalam tiga hari tersebut akan ada beberapa rangkaian kegiatan yang dilaksanakan. Seperti, pada hari pertama dilakukan pembekalan dan penyegaran pengetahuan anggota.

Untuk hari kedua, dilaksanakan KLB yang akan membahas sejumlah persoalan tentang organisasi. Selanjutnya pada hari ketiga akan dilaksanakan Rapat Pleno Pengurus Pusat yang Diperluas (RP3YD).

Dirinya optimistis penyelenggaraan KLB dan juga RP3YD akan sukses.(end)

Edwir Sulaiman

Share
Published by
Edwir Sulaiman

Recent Posts

Razia Gabungan di Sudirman, 117 Kendaraan Langsung Ditindak

Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…

17 jam ago

UHTP Sembelih 4 Sapi Kurban, Daging Dibagikan untuk Warga dan Karyawan

Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…

18 jam ago

Puluhan Tahun Rusak, Jalan Pesisir di Rumbai Segera Mulai Dibangun

Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.

19 jam ago

Lonjakan Penumpang Roro Bengkalis Terjadi Jelang Libur Akhir Pekan dan Iduladha

Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.

1 hari ago

Libur Iduladha, Masuk Wisata Danau Raja Rengat Gratis hingga 1 Juni

Pemkab Inhu menggratiskan tiket masuk, parkir, dan tempat jualan di Wisata Danau Raja Rengat selama…

1 hari ago

Satreskrim Polres Kampar Ringkus Komplotan Pencuri Sapi, Kerugian Capai Rp72 Juta

Polres Kampar menangkap tiga terduga pelaku pencurian empat ekor sapi milik warga Kuok dengan kerugian…

1 hari ago