Categories: Pekanbaru

MUI Bahas Tiga Rukun Bernegara di LDII

A

Acara yang diadakan di Kediri tersebut diikuti DPW dan seluruh DPD kota dan kabupaten LDII se-Riau secara daring, Ahad (13/6). Ikut juga DPW dan DPD LDII di seluruh Indonesia secara daring lebih dari 5.000 orang yang terdiri para ulama dan para pengurus LDII, serta perwakilan dari MUI di provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia.

Dalam kesempatan itu Wakil Ketua Umum MUI KH Marsudi Syuhud didampingi Wakil Sekjen DP MUI Arif Fahrudin MAg, Ketua Komisi Pengkajian, Penelitian, dan Pengembangan DP MUI Prof Dr H Firdaus Syam MA, Sekretaris Dr Ali Abdillah.

Dalam tausiyah kebangsaan, Marsudi Syuhud, menekankan pentingnya keterhubungan antar sesama manusia, terhubung rohani, pikiran, amaliyah dan berbagai hal lainnya, ketika semuanya nyambung, keberkahan itu hadir, keterhubungan itu dicontohkan Rasulullah SAW dalam membangun negara kecil bernama Madinah, yang tertuang dalam Piagam Madinah. Konteks hubungan negara dan agama terdapat dalam tiga hal. Pertama, negara harus mampu membuat hubungan antara hukum tetap (Alquran dan Hadis) dengan produk undang-undang yang dihasilkan. Kedua, bernegara itu harus bisa menyatukan maslahat umum dan individu, dan yang ketiga, menyatukan atau merukunkan kepentingan materi dan rohani.

Ia mengingatkan, negara yang didasari musyawarah, maka hukumnya wajib menjaga kesepakatan atau produk musyawarah tersebut. Apa yang kurang dari negeri ini,  untuk diperbaiki bersama, bukan negaranya yang dirobohkan.

"Kita wajib bersyukur atas rahmat Allah kepada Indonesia, yang aman dan tenteram. Lebih baik menjadi orang miskin di negeri yang kuat dan kaya, ketimbang menjadi orang kaya di negeri yang barbar, penuh ancaman, dan ketidakpastian," kata Marsudi Syuhud.

Sementara Ketua Umum DPP LDII Ir KH Chriswanto Santoso MSi dalam sambutannya mengemukakan pentingnya menjalin silaturahim. Dengan silaturahim itu, para tokoh agama  turut memikirkan bangsa dan negara sebagai kontribusi menjadikan Indonesia negeri yang makmur penuh rahmat dari Allah.  "Tausiyah ini jadi penting untuk memperkuat ukhuwah islamiyah, agar ukhuwah wathoniyah juga kuat dan ketiga ukhuwah basariyah terjaga. Para pendiri bangsa mendirikan negeri ini atas perbedaan yang tak bisa dihindari, dan para ulama menjadi motor penggerak perjuangan. Dari perbedaan itu, justru kita menyatu," ujarnya

Chrsiwanto Santoso menambahkan, di tengah era digital ini, internet mempermudah lalu-lalang informasi. Namun teknologi itu, juga mempermudah fitnah menyebar, Digitalisasi memungkinkan menulis atau mengubah suara menjadi saya, padahal pesan-pesannya bukan dari saya. Ini bisa mendatangkan fitnah dan perpecahan umat, Ia juga  mengingatkan, para pendiri membentuk LDII bertujuan untuk berkontribusi kepada umat, bangsa, dan negara secara positif.  "Kami memiliki delapan program kerja yang diselaraskan dengan program nasional, agar menjadi solusi. LDII harus mendukung bangsa dan negara dan memberi solusi terutama masalah kebangsaan. Bila Indonesia goyang, LDII turut ikut sempoyongan," kata Chrsiwanto Santoso.

Pimpinan Pondok Pesantren Wali Barokah Drs KH Soenarto MSc mengatakan sebagai pondok pesantren yang diamanati DPP LDII, untuk menghasilkan juru dakwah, posisi Pondok Pesantren Wali Barokah sangat strategis, "Para juru dakwah perlu dibekali ilmu agama yang kaffah dan wawasan kebangsaan yang kuat dan mantap," ujarnya.(rul/c)

 

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Berjalan Normal di Tengah Kabut Asap

Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…

21 jam ago

Opening Party Honda DBL 2026 Riau Bergulir Hari Ini di Gelanggang Remaja Pekanbaru

Kompetisi basket pelajar bergengsi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau resmi bergulir mulai…

21 jam ago

Sidang Korupsi Kuansing: Sopir Zulkarnain dan Istri Suhardiman Amby Bersaksi

Persidangan kasus suap mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap alur pembayaran angsuran Pajero Sport dan penguasaan…

1 hari ago

Kabut Asap Makin Tebal, Disdikbud Pelalawan Liburkan Tatap Muka di 8 Kecamatan

Disdikbud Kabupaten Pelalawan memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di 8 kecamatan akibat memburuknya kualitas udara…

1 hari ago

Tabrakan Beruntun 10 Mobil di Lampung Akibat Asap Tebal, 2 Orang Meninggal

Kecelakaan beruntun melibatkan 10 kendaraan terjadi di Jalan Lintas Pantai Timur Sumatera, Tulang Bawang, Lampung…

1 hari ago

Persidangan Korupsi Kuansing Ungkap Mantan Kabag Umum Punya Rekening Rp2,9 Miliar

Persidangan perkara korupsi mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap transaksi bernilai total Rp2,9 miliar di dua…

2 hari ago