Personel Satlantas Polresta Pekanbaru mendata puluhan kendaraan diduga terlibat balap liar dan diamankan hingga malam Idulfitri 1445 H, beberapa hari lalu. (Hendrawan Kariman/Riau Pos)
RIAUPOS.CO – Polresta Pekanbaru mengambil tindakan tegas kepada pelaku balap liar dan aksi kebut-kebutan di jalan selama Ramadan hingga jelang Idulfitri. Dalam prosesnya, tidak kurang dari 400 sepeda motor ditahan di Mapolresta pada malam Idulfitri 1445 H lalu.
Kapolresta Pekanbaru Kombes Jeki Rahmat Mustika membuktikan ucapannya dengan menahan selama tiga bulan kendaraan yang terlibat balap liar dan kebut-kebutan tersebut. Motor yang menggunakan knalpot brong juga mendapat tindakan tegas yang sama.
”Alhandulillah sejak kita melakukan patroli rutin dan juga memberikan efek jera dengan menahan kendaraan sampai tiga bulan, selama Ramadan hingga Idulfitri, tidak ada lagi balap lair. Kami menahan setidaknya 400 kendaraan,” kata Kombes Jeki pada Hari H Idul Fitri, beberapa hari lalu.
Aksi balap liar yang selalu menunjukkan tren peningkatan selama malam dan subuh bulan puasa, menciut pada tahun ini. Karena Kapolresta Pekanbaru sudah melakulan patroli jauh sebelum Ramadan. Kasat Lantas Polresta Pekanbaru Kompol Alvin Agung Wibawa saat itu juga telah mewanti-wanti soal penahanan kendaraan kepada mereka yang masih nekat kebut-kebutan di jalan raya di Kota Pekanbaru.
Polresta juga berupaya menjamin ketenangan dan kenyamanan bagi pemudik. Bersama Polsek jajaran, juga dilaksanakan patroli rumah kosong yang ditinggal pemudik selama lebaran. Patroli ini akan berlangsung hingga H+5 Idulfitri atau hingga Ahad (14/4).
”Sesuai arahan Pak Kapolda, kita melaksanakan patroli rumah kosong yang ditinggal pemudik mulai H-7 hingga H+5, untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang mudik pada tahun ini,” sebut Kombes Jeki.
Upaya Polresta Pekanbaru menekan angka aksi balap lair dan kebut-kebutan selama Lebaran ini juga mendapat apresiasi dari Pj Wali Kota Pekanbaru Muflihun. Dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel Polri, TNI dan satuan lainnya yang sudah bertugas dalam Operasi Ketupat Lancang Kuning 2024 di Kota Pekanbaru.
”Terima kasih kepada seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Ketupat Lancang Kuning yang telah memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat Kota Pekanbaru. Semoga pengorbanan dan perjuangan selama bertugas bernilai ibadah,” kata Muflihun pada malam takbir Idulfitri, belum lama ini.(yls)
Laporan HENDRAWAN KARIMAN, Pekanbaru
Jalan Pelajar Bagan Batu dipenuhi sampah dan bangkai hingga menimbulkan bau menyengat. Warga mendesak pemerintah…
Aryaduta Hotel Pekanbaru menghadirkan paket Iftar Arabic Delight dengan 101 menu Nusantara dan Arab, lengkap…
Pemko Pekanbaru menargetkan pembersihan 900 km drainase dan saluran air tahun ini untuk mendukung program…
Bupati Rohul menebar 3.000 bibit ikan di Lubuk Larangan Desa Kabun untuk mendukung ketahanan pangan,…
UIN Suska Riau meraih penghargaan Terbaik III Produktivitas BMN 2025 dari KPKNL Pekanbaru atas komitmen…
Polda Riau memburu pelaku penembakan gajah Sumatera di Ukui. Polisi menemukan proyektil peluru dan memeriksa…