Pengendara melintas di genangan air di Jalan Subrantas Panam Pekanbaru,Rabu (14/2/2024). Genangan air ini menyebabkan akses lalu lintas menjadi macet (EVAN GUNANZAR/RIAU POS)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Tak sampai satu jam, hujan mengguyur sebagian wilayah Kota Pekanbaru, Rabu (14/2). Namun, dua ruas jalan protokol yaitu Jalan Arifin Achmad dan Jalan HR Soebrantas tergenang.
Pantauan Riau Pos, Rabu (14/2) tampak genangan setinggi 30 cm menggenangi ruas jalan protokol yang kerap menjadi kawasan langganan banjir di Kota Pekanbaru tersebut.
Tak heran kemacetan panjang terjadi saat genangan air yang sudah mencapai median jalan itu memaksa pengendara motor dan mobil untuk menurunkan laju kendaraannya serta mengambil ruas jalan yang tinggi agar kendaraan bermotor yang mereka tunggangi tidak menerjang genangan banjir
Meksipun begitu, banjir di jalan protokol tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi anak-anak warga sekitar yang menjadikan genangan banjir sebagai wahana bermain air gratis walaupun sangat membahayakan keselamatan mereka lantaran berdekatan langsung dengan pengendara motor dan mobil.
Salah seorang pengendara mobil Nuraini mengaku tak terkejut dengan kondisi ruas jalan di Kota Pekanbaru yang berkuah meksipun hanya diguyur hujan lebat beberapa menit saja.
Apalagi melihat kondisi drainase dan parit besar yang tidak terhubung satu dengan yang lainnya serta banyaknya sedimen lumpur dan juga sampah yang ada di dalamnya kerap menyebabkan air hujan yang seharusnya masuk ke dalam saluran pembuangan tersebut malah meluber ke badan jalan.
Akibatnya pengendara dan masyarakat sekitar yang menjadi korban, lantaran genangan air banjir menghambat aktivitas pengendara dan masyarakat.
”Sudah tak asing lagi Pekanbaru kalau sudah diguyur hujan pasti berkuah. Camat dan pemerintah kota tidak ada yang benar-benar serius menangani masalah banjir ini. Kalau sekedar dikeruk saja ya sama saja bohong. Pastikan seluruh saluran air ini terhubung semuanya, dan tindak tegas masyarakat yang kedapatan membuang sampah itu solusinya,” ucapnya.
Hal senada juga diungkapkan oleh salah seorang warga Irma mengaku kondisi seperti ini sudah kerap terjadi di Jalan Arifin Achmad lantaran tidak mampu menahan luapan air dari kawasan perbukitan yang ada disekitarnya sehingga air banyak meluap ke badan jalan dan menyebabkan banjir.
”Inikan di bagian belakang dekat bandara tinggi, jadi airnya mengarah ke Jalan Arifin Achmad lah, hujan sebentar sudah pasti banjir,” katanya.(ayi)
Pendaftaran calon pimpinan Baznas Riau periode 2026–2031 ditutup dengan 51 peserta. Seleksi administrasi dimulai sebelum…
Sidang perkara penggelapan Riau Pos mengungkap gaji Rida K Liamsi Rp200 juta per bulan dan…
BMKG Pekanbaru mendeteksi 115 titik panas di Riau pada Rabu (16/9/2026). Indragiri Hulu menjadi wilayah…
Houthi melancarkan serangan rudal dan drone ke tiga kota Arab Saudi. Sebanyak 13 warga terluka…
Disdukcapil Pekanbaru mengingatkan warga waspada penipuan online yang mencatut nama petugas dan meminta data pribadi…
Polres Siak membongkar sindikat SIM palsu lintas wilayah. Delapan tersangka diamankan, 48 blangko SIM bekas…