ABDUL JAMAL
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Peserta didik tingkat PAUD, TK, SD hingga SLTP Negeri di Kota Pekanbaru segera memasuki libur sekolah semester ganjil. Sesuai jadwal, mereka akan menerima rapor pada tanggal 21 Desember mendatang.
Jauh-jauh hari, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru mengingatkan soal siaga bencana di beberapa wilayah di Riau hingga Sumater Barat. Para peserta didik pun diimbau untuk tidak menuju destinasi rawan bencana.
”Seiring status siaga bencana di beberapa wilayah, bahkan sudah terjadi longsor di perbatasan, maka kami mengimbau agar anak-anak ataupun orangtua untuk tidak berlibur ke titik yang rawan bencana,” imbau Abdul Jamal, Kepala Disdik Kota Pekanbaru, kemarin.
Jamal mengaku pihaknya tidak bisa melarang para peserta didik untuk pergi berlibur. Namun dirinya berharap para orang tua dapat menghindari wilayah rawan demi kenyamanan sekaligus keselamatan.
Sesuai jadwal, sebut Jamal libur sekolah negeri berlangsung pascamenerima lapor. Sementara semester ganjil 2024 ini, libur dijadwalkan mulai 21 Desember. Para siswa harus kembali ke sekolah pada 6 Januari 2025.
Rentang waktu itu merupakan dua pekan dan bertepatan dengan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025. Maka berpeluang besar para siswa akan libur panjang dan ada yang pulang kampung.
”Jadi memang tidak bisa larang, namun imbauan kita, termasuk ke para guru. Makanya kita imbau suapaya tidak mengunjungi daerah-daerah yang rawan bencana,” tutupnya. (end/ilo)
Bunga Tabebuya bermekaran di sejumlah ruas jalan Pekanbaru. Warga terpesona melihat pemandangan kota yang lebih…
Kalam Kudus meraih dua kemenangan pada HSBL Selatpanjang 2026 dan memastikan tim putra-putri melaju ke…
Festival Adat Batang Peranap menampilkan Beghagak Tabak, Caca Inai dan Makan Beradat sebagai upaya melestarikan…
Harga Dexlite naik Rp5.050 per liter, pengendara beralih ke biosolar hingga antrean di SPBU Pangkalan…
Pelindo mulai meningkatkan jalan akses Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang senilai Rp1,48 miliar untuk kenyamanan dan…
Konflik pengelolaan lahan eks PT RAL di Koto Garo, Kampar, memanas setelah Mitra Agrinas dan…