Categories: Pekanbaru

Bengkel Dijadikan Tempat MenadahÂ

KOTA (RIAUPOS.CO) — Dicurigai kuat sebagai tempat jual beli motor curian, Tim Opsnal Polsek Tenayan Raya pun melakukan penggerebekan di tempat yang berlokasi di Jalan Hang Tuah, Tenayan Raya. Dan benar di dalam bengkel tersebut didapat sepeda motor Kawasaki D Trekker hasil curian tanpa ada surat-surat. 

Saat dikonfirmasi kepada yang berjaga di bengkel AN (23), sepeda motor itu dibawa M (20) remaja yang tinggal di Jalan Indrapuri. Untuk memastikan kebenarannya Kapolsek Tenayan Raya Kompol M Hanafi memerintahkan Kanit Reskrim Iptu Efrin J Manullang bersama Tim Opsnal menyisir M.

"Saat di TKP, M mengakui bahwa sepeda motor Kawasaki D trekker itu curian di daerah Jondul. Saat beraksi bersama R yang kini masuk daftar pencarian orang (DPO)," sebutnya. 

Tak hanya itu, M dan R pun melakukan curanmor sepeda motor Beat biru putih di parkiran Hotel Holly. Diketahui sepeda motor itu milik Leni Dahlia dengan nopol BM 3675 OO.

AN telah mengetahui bahwa itu hasil curian dan tetap membelinya. Katanya, dijual M dengan harga Rp1,5 juta. 

"Uang itu sudah diberi ke M dan R. Dalam kasus ini AN sebagai tersangka tadah sedangkan M dan R (DPO) sebagai tersangka curanmor," jelas Manullang.

Lebih lanjut, dari hasil pemeriksaan M mengakui telah melakukan pencurian di berbagai tempat yakni pada 6 November 2019 pencurian sepeda motor Beat warna merah di Jalan Bukit Barisan Indomaret depan Masjid Raudatul Solihin, Kelurahan Tangkerang Timur, Kecamatan Tenayan Raya.

Kedua, pada akhir Oktober 2019 sepeda motor Kawasaki trekker warna hitam Jondul di depan pujasera, Kecamatan Lima Puluh, Pekanbaru. Tiga, September 2019 sepeda motor Beat warna merah di Jalan Bambu Kuning, Kecamatan Tenayan Raya.

Keempat, September 2019 Honda Beat street di Jalan Sail, Kecamatan Tenayan Raya. Lima, pada September 2019 Beat warna biru putih TKP Jalan Karya Bakti, Masjid Ar-rauda, Kecamatan Tenayan Raya.

Enam, pada September 2019 Beat warna hijau di Jalan Thamrin dekat SD 082, Kecamatan Sail. Tujuh, pada September 2019 motor Beat warna biru putih di Jalan Hang Jebat, Kantor Gapeksindo.

Terakhir, 6 Oktober 2019, sepeda motor merek Hinda Beat warna white blue saat di Hotel Holly, Jalan Hang Tuah, Kelurahan Bencah Lesung, Kecamatan Tenayan Raya.

Adapun barang bukti sepeda motor yang dikuasai AN sebanyak tujuh unit. 

"Barang bukti sepeda motor bisa ditebus di Polsek Tenayan Raya dengan membawa bukti surat-menyuratnya," sebutnya. Sepeda motor tersebut sudah diperiksa nomor rangkanya di Samsat.(*3) 

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Hari Ketiga Ramadan, Harga Cabai Merah di Rengat Turun Jadi Rp45 Ribu

Harga cabai merah keriting asal Sumbar di Pasar Rakyat Rengat turun Rp5 ribu menjadi Rp45…

3 menit ago

Puasa bagi Pekerja Kebersihan: Antara Kewajiban dan Keringanan Syariat

Pekerjaan saya menuntut tenaga fisik yang tidak ringan, terlebih ketika harus bekerja di bawah terik…

14 menit ago

Balap Liar di Bangkinang Dibubarkan, Bupati Kampar Pimpin Operasi Dini Hari

Bupati Kampar pimpin langsung penertiban balap liar jelang subuh di Bangkinang demi keselamatan pengguna jalan.

18 menit ago

Harga Sembako di Bengkalis Melonjak, Daging Sapi Tembus Rp170 Ribu per Kg

Hari ketiga Ramadan, harga ikan, daging sapi hingga cabai di Bengkalis melonjak tajam, Pasar Terubuk…

2 jam ago

War Takjil di WR Supratman Pekanbaru, Jalanan Padat Jelang Magrib

Bazar takjil di Jalan WR Supratman Pekanbaru dipadati warga jelang Magrib, arus lalu lintas melambat.

3 jam ago

Hujan Deras di Batam, Material dari Bukit Gundul Hantam Jalan Baloi

Hujan deras di Baloi Batam picu banjir lumpur dan kayu gelondongan dari bukit gundul, jalan…

22 jam ago