Kondisi Jalan Rokan Jaya di Kecamatan Payung Sekaki yang mengalami kerusakan cukup parah, Ahad (13/7/2025). Untuk perbaikan jalan tahun ini, Pemko Pekanbaru menganggarkan dana Rp50 miliar. (EVAN GUNANZAR/RIAU POS)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Alokasi anggaran untuk perbaikan jalan di Kota Pekanbaru tahun ini sebesar Rp50 miliar mendapat sorotan dari Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru. Anggaran sebesar itu dinilai terlalu kecil, terutama bila melihat titik kerusakan jalan di Kota Bertuah.
Hal tersebut disampaikan Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru Rois. Ia menyebutkan, anggaran sebesar itu tidak sebanding dengan keperluan jalan yang perlu diperbaiki. Apalagi masalah jalan di Pekanbaru juga tidak hanya jalan, infrastruktur penopang seperti sistem drainase juga memerlukan perhatian.
”Kami menilai anggaran Rp50 miliar itu sangat tidak memadai. Masalah infrastruktur di Pekanbaru bukan persoalan kecil. Kita perlu langkah serius dan terencana. Kalau anggaran minim, tentu hasilnya juga tidak maksimal,” sebut Rois, kemarin.
Rois mengingatkan bahwa ada lebih dai 2.000 titik kerusakan jalan yang tersebar di 15 kecamatan. Seharusnya, dalam kondisi ini menurut Rois, cara penanganannya tidak lagi tambal sulam seperti yang terjadi beberapa tahun belakangan.
”Penanganan jalan rusak dengan tambal sulam tidak akan menyelesaikan masalah. Harus ada upaya menyeluruh, termasuk untuk perbaikan drainase di titik rawan banjir,” tegasnya.
Menurut Rois, kerusakan jalan di Kota Pekanbaru selama ini kerap dipicu oleh genangan banjir. Sistem tambal sulam hanya solusi sementara karena jalan akan cepat kembali rusak. Ia berharap perbaikan jalan dilakukan beriringan dengan perbaikan sistem drianasenya.
Oleh karena itu, Komisi IV DPRD pun mendorong agar Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru bersama dinas teknis, seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), melakukan kajian ulang terhadap kebutuhan anggaran infrastruktur.
Selain mengoptimalkan APBD, Pemko juga diminta aktif menjalin koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Riau dan pemerintah pusat. Ia berharap pemko berusaha lebih keras mendapatkan dana dari provinsi maupun pusat.(end)
Jembatan bailey sepanjang 24 meter di Jalan Nelayan Pekanbaru selesai dipasang BWS Sumatera III dan…
Jelang vonis kasus dugaan korupsi, Abdul Wahid tetap menyatakan tak bersalah. Pengacaranya meminta hakim menolak…
Pemkab Kepulauan Meranti mengalokasikan anggaran gaji ke-13 dan THR bagi PPPK Paruh Waktu dalam RAPBD…
Pemprov Riau menyiapkan senam bersama dan penanaman 2.200 pohon di Stadion Utama Riau untuk memeriahkan…
Pensiunan PNS berinisial AL di Bangkinang ditangkap polisi atas dugaan pencabulan terhadap anak di bawah…
Pemkab Inhil mulai memverifikasi data pedagang Pasar Yos Sudarso sebagai tahapan awal relokasi untuk mewujudkan…