Categories: Pekanbaru

IKKS Pekanbaru Dukung Perbup Pelarangan Penyebutan Sponsor Pacu Jalur

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Ketua Ikatan Keluarga Kuantan Singingi (IKKS) Pekanbaru Drs H Raja Rusdianto memberikan dukungan terhadap Peraturan Bupati (Perbup) Kuansing Perubahan Nomor 26 Tahun 2025 tentang Festival Pacu Jalur mengenai pelarangan penyebutan nama sponsor dalam penamaan resmi jalur yang didaftarkan kepada panitia.

Ia mencontohkan klub sepakbola nama sponsor hanya ada pada pakaian pemain. ’’Seperti klub sepak bola Barcelona nama sponsor yang kita saksikan hanya pada pakaian yang dikenakan oleh pemain klub tersebut yang tertulis Qatar,’’ paparnya, Ahad (13/7).

Menurutnya, penyebutan nama sponsor janganlah ditambah lagi pada nama pacu jalur karena namanya sudah sakral melekat dari awal dengan menggelar doa bersama. Ditambah kesannya perahu jalur pemilik sponsor. ‘’Sudahlah nama jalur panjang ditambah pula nama sponsor diumumkan oleh panitia. Cukup nama jalur yang sudah disakralkan oleh masing-masing desa. Jadi silakan nama sponsor dituliskan pada seragam pendayung dan atribut lainnya,’’ terangnya.

Ia sangat gembira, pacu jalur yang merupakan pesta rakyat yang menggambarkan semangat gotong royong, kekuatan dan keberanian masyarakat Kabupaten Kuantan Singingi Provinsi Riau saat ini populeritasnya sudah mendunia.

Pacu jalur bukan fenomena baru, sudah ada pada abad ke-17. Ini merupakan tradisi lokal secara perlahan merangkak naik ke panggung dunia. Sebab ada keunikannya seperti penari anak kecil di haluan perahu yang didayung banyak orang.

Pacu jalur yang tadinya hanya diketahui oleh masyarakat Riau kini menjadi ikon pariwisata Indonesia yang semakin dikenal luas. Di tengah populeritas yang melambung maka para sponsorpun berdatangan menyatakan kesedian menjadi sponsor.

‘’Pada pacu jalur tersebut ada tarian di haluan jalur dan kini sangat trending beritanya karena seluruh dunia menirunya. Mulai tarian yang ditirukan oleh pemain sepakbola dunia PSG. Gerakan penarinya seirima dengan para pendayungnya sehingga menambah semangat para pendayung. Pacu jalur ini merupakan perahu panjang bisa mencapai 40 meter yang didayung hingga 60 orang,’’ tambahnya.

Sementara itu sehubungan dengan polemik Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi melalui panitia pelaksana pernah angkat bicara dengan memberikan klarifikasi bahwa Peraturan Bupati (Perbup) tidak melarang eksistensi sponsor, namun mengatur tata cara publikasi agar tetap menjaga nilai budaya pacu jalur.

Menurut Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kuansing Azhar, dalam Perbup yang baru, sponsor tetap diperbolehkan mencantumkan namanya pada badan jalur, seragam pendayung, dan atribut lainnya. Namun, untuk menjaga identitas budaya, nama sponsor tidak dicantumkan dalam hasil resmi yang dibacakan panitia.

‘’Ini bukan membatasi ruang sponsor, tapi mengatur cara tampilnya agar tidak menutupi identitas budaya jalur. Kita jaga marwahnya,’’ ucap Azhar.(nto/c)






Reporter: Redaksi Riau Pos Riau Pos

Redaksi

Recent Posts

Solar Subsidi Langka di Riau, Sopir Truk Rela Antre Hingga 6 Jam di SPBU

Kelangkaan solar subsidi memicu antrean panjang hingga 6 jam di berbagai wilayah Riau. Masyarakat desak…

8 jam ago

DPRD Kepulauan Meranti Jadwalkan Pengesahan Dua Ranperda

DPRD Kepulauan Meranti bakal mengesahkan dua Ranperda yang telah rampung dibahas guna mendorong capaian Indeks…

8 jam ago

Tim SAR Hentikan Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal yang Hilang Kontak di Selat Sunda

Operasi pencarian 5 jurnalis dan 3 kru speedboat yang hilang kontak di Selat Sunda resmi…

8 jam ago

Diserahkan Menteri PPPA, Bunda Literasi Pekanbaru Sulastri Agung Nugroho Sabet Penghargaan Nasional

Ketua TP PKK sekaligus Bunda Literasi Pekanbaru Sulastri Agung Nugroho meraih penghargaan Apresiasi Swara Cantika…

8 jam ago

BMKG Deteksi 71 Titik Panas di Riau, 10 Daerah Berpotensi Hujan Lebat dan Angin Kencang

BMKG mencatat 3.227 titik panas di Sumatera dengan 71 titik berada di Riau. Peringatan dini…

9 jam ago

Dampak Asap Karhutla Makin Pekat, Pemkab Kuansing Liburkan Sekolah Dua Hari

Kualitas udara di Kuansing nyaris menyentuh level sangat tidak sehat. Disdikpora Kuansing memutuskan kembali menerapkan…

20 jam ago