Kadisdik Kota Pekanbaru Abdul Jamal (kanan) saat meninjau gelar karya P5 TK, SD, SMP IT Aziziyah Pekanbaru, belum lama ini. (Herianto Baserah/Riau Pos )
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Anak didik menghasilkan karya merupakan maksud dari kurikulum merdeka. Ini bagian dari menciptakan generasi Indonesia Emas 2045. Mengisi masa keemasan itu adalah generasi masa sekarang.
Itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Abdul Jamal kepada Riau Pos di sele-sela acara projek penguatan profi pelajar Pancasila (P5) yang diselenggarakan Yayasan Zakaria Pekanbaru untuk TK, SD, SMP IT Aziziyah Pekanbaru.
Ia menganjurkan agar sekolah dapat menggali dan mengembangkan bakat anak didik. Model pendidikan sekarang, katanya, bukan lagi guru yang aktif, tetapi anak didik yang aktif. Jikalau anak didik aktif, maka bakat-bakat yang dimiliki anak didik akan muncul. ‘’Masa keemasan yang diinginkan oleh pemerintah 2045 akan terwujud,’’ papar Abdul Jamal.
Sementara itu, Ketua Yayasan Zakaria Pekanbaru H Zakaria sangat merespon keinginan pemerintah mewujudkan generasi emas 2045. ‘’Mewujudkan generasi tersebut tidak terlepas dari upaya bahu membahu para guru menggali potensi yang dimiliki anak didik,’’ ujar Zakaria yang juga Ketua RW 15 Kelurahan Tangkerang Tengah, Kecamatan Marpoyan Damai tersebut.(nto)
Sebanyak 29 warga Belanda datang ke Desa Koto Kombu, Kuansing, untuk napak tilas sejarah keluarga…
Debit Sungai Kuantan di Kuansing mulai surut usai banjir dua hari. BPBD mencatat 526 rumah…
Riezka Rahmatiana dorong ketahanan pangan di Riau lewat pengelolaan lahan tidur menjadi lahan produktif bersama…
Rahmadani (13), bocah yang tenggelam di Sungai Kampar, ditemukan meninggal dunia setelah pencarian intensif selama…
Ratusan warga Bengkalis menyerbu pasar murah Minyakita dan beras SPHP. Stok cepat habis, pemerintah siapkan…
Sebanyak 267 pedagang pasar subuh mendukung relokasi sementara untuk penataan Pasar Induk Tembilahan agar lebih…