Kadisdik Kota Pekanbaru Abdul Jamal (kanan) saat meninjau gelar karya P5 TK, SD, SMP IT Aziziyah Pekanbaru, belum lama ini. (Herianto Baserah/Riau Pos )
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Anak didik menghasilkan karya merupakan maksud dari kurikulum merdeka. Ini bagian dari menciptakan generasi Indonesia Emas 2045. Mengisi masa keemasan itu adalah generasi masa sekarang.
Itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Abdul Jamal kepada Riau Pos di sele-sela acara projek penguatan profi pelajar Pancasila (P5) yang diselenggarakan Yayasan Zakaria Pekanbaru untuk TK, SD, SMP IT Aziziyah Pekanbaru.
Ia menganjurkan agar sekolah dapat menggali dan mengembangkan bakat anak didik. Model pendidikan sekarang, katanya, bukan lagi guru yang aktif, tetapi anak didik yang aktif. Jikalau anak didik aktif, maka bakat-bakat yang dimiliki anak didik akan muncul. ‘’Masa keemasan yang diinginkan oleh pemerintah 2045 akan terwujud,’’ papar Abdul Jamal.
Sementara itu, Ketua Yayasan Zakaria Pekanbaru H Zakaria sangat merespon keinginan pemerintah mewujudkan generasi emas 2045. ‘’Mewujudkan generasi tersebut tidak terlepas dari upaya bahu membahu para guru menggali potensi yang dimiliki anak didik,’’ ujar Zakaria yang juga Ketua RW 15 Kelurahan Tangkerang Tengah, Kecamatan Marpoyan Damai tersebut.(nto)
Pemko Pekanbaru membuka layanan pengaduan dan jalur pemenuhan kuota SPMB SMP 2026 agar seluruh anak…
PKL kembali bermunculan di Jalan Sudirman Ujung dekat Jembatan Siak IV. Satpol PP Pekanbaru menegaskan…
Kelangkaan BBM di Pulau Bengkalis membuat warga kesulitan beraktivitas. Antrean panjang terjadi di SPBU, sementara…
Festival Bakar Tongkang 2026 di Bagansiapiapi berlangsung lancar, namun jumlah pengunjung menurun. Tiang tongkang roboh…
Hari terakhir pendaftaran SPMB SD Negeri Pekanbaru diwarnai kedatangan wali murid ke sekolah untuk memastikan…
Plt Bupati Kuansing Muklisin mengeluarkan enam poin imbauan kepada OPD, meminta ASN tetap bekerja profesional…