Categories: Pekanbaru

Rapid Test Antigen Pelajar dan Guru Tiap Pekan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru diminta untuk melakukan rapid antigen test acak tiap pekan terhadap pelajar dan guru. Ini sebagai prosedur mendeteksi kondisi kesehatan peserta didik serta pengajar dalam masa Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen.

Perintah pelaksanaan tes rapid antigen  acak ini disampaikan oleh Wali Kota (Wako) Pekanbaru Dr H Firdaus ST MT. Ini berlaku bagi SMP negeri dan swasta.

Dikatakan Wako Pekanbaru, Diskes bisa melakukan tes rapid antigen pada pelajar dan guru di setiap Jumat atau Sabtu. "Jumat atau Sabtu, saya minta Diskes melakukan tes cepat antigen di sekolah negeri maupun swasta. Hal ini guna mengetahui kondisi kesehatan anak-anak dan guru," kata dia, Rabu (12/1).

Menurutnya, apabila pelajar dan guru tidak ada yang terindikasi terpapar Covid-19, Dinas Pendidikan bisa tetap melanjutkan PTM 100 persen. Wako mengingatkan, PTM ini harus tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes).

Dinas pendidikan dan guru yang di sekolah diminta mengawasi ketat terhadap pelajar dalam menjalankan prokes. Dirinya tidak ingin kembalinya muncul kasus Covid-19 dari klaster sekolah.

"Maka dengan protokol kesehatan secara ketat diharapkan belajar tatap muka ini berjalan dengan baik," ungkapnya.

PTM 100 Persen Lancar

Semnetara itu, sepekan berjalan, PTM 100 persen sudah dilakukan evaluasi. Sejauh ini, pelaksanaan belum ditemukan masalah dan tidak didapati adanya kasus terkonfirmasi positif Covid-19 dari pelaksanaan PTM.

PTM 100 persen sudah dilaksanakan oleh lebih dari 100 SMP sederajat baik negeri maupun swasta di Kota Pekanbaru. Dengan PTM 100 persen, siswa sudah belajar penuh dan sekolah tiap hari.

Kepala Dinas Pendidikan Pekanbaru, Ismardi Ilyas, Kamis (13/1) mengatakan, pelaksanaan PTM 100 persen hingga pekan ini berjalan lancar tanpa kendala. Mereka juga sudah melaporkan hasil evaluasi belajar tatap muka penuh di SMP sejak pekan lalu.

"Kami sudah laporkan ke Pak Wali terkait aktivitas belajar penuh di sekolah. Kami pastikan tanpa kendala," kata dia.

Selama pembelajaran berlangsung peserta didik dan guru menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Selama pembelajaran berlangsung mereka juga wajib menggunakan masker.

Ada tim pengawas dari dinas yang melakukan pengawasan secara acak ke sekolah-sekolah. Sekolah juga melaporkan jurnal harian ke dinas terkait pembelajaran. Belum ada laporan peserta didik atau guru yang terkonfirmasi Covid-19. "Tidak mengalami kendala berarti selama belajar penuh di SMP. Sejumlah sekolah terpaksa menerapkan beberapa sesi belajar," terangnya.

Kondisi ini karena jumlah ruang kelas yang terbatas. Mereka yang belajar sudah seratus persen kapasitas sehingga tidak mencukupi ruang kelas. "Kalau 50 persen mungkin bisa belajar satu sesi, kalau seratus persen ada sesi pagi dan sesi siang," jelasnya.

Pihaknya juga berencana mengajukan PTM 100 persen bagi SD. Ia menyebut bahwa pembelajaran seratus persen bisa berlangsung di SD bila penerapan PTM 100 persen di SMP berhasil dilakukan.(yls)

Laporan M ALI NURMAN, Pekanbaru

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Bupati Inhu Dorong UMKM Urus Sertifikat Halal Gratis, OPD Diminta Aktif Dampingi

Bupati Inhu meminta OPD mendampingi UMKM mengurus sertifikat halal gratis agar pelaku usaha memanfaatkan program…

10 jam ago

APHI Riau Dorong Pelaku Usaha Hutan Garap Peluang Bisnis Karbon Lewat Aturan Baru

APHI Riau dan Fairatmos menggelar diskusi perdagangan karbon guna memperkuat kapasitas pemegang PBPH menyambut implementasi…

11 jam ago

Diterjang Ombak Besar, Speedboat Rute Kuala Tungkal–Sungai Guntung Karam, Seluruh Penumpang Selamat

Speedboat SB Karya Budi karam diterjang ombak besar di perairan Mandah, Inhil. Berkat kesigapan nakhoda,…

13 jam ago

16 ASN Pemko Pekanbaru Resmi Dilantik, Wako Agung: Kinerja Akan Terus Dievaluasi

Pemko Pekanbaru melantik 16 ASN dalam mutasi dan rotasi jabatan. Wali Kota Agung Nugroho menegaskan…

14 jam ago

Masih Nekat Buang Sampah Sembarangan, 29 Pelanggar di Pekanbaru Ditindak DLHK

DLHK Pekanbaru menindak 29 pelanggar yang membuang sampah sembarangan selama Januari-Juni 2026. Denda Rp11,95 juta…

14 jam ago

Aksi Standing di Jembatan Rantau Berangin Berujung Petaka, Pemuda Kampar Jatuh ke Sungai Kampar

Seorang pemuda di Kampar diduga terjatuh ke Sungai Kampar usai melakukan aksi standing di atas…

15 jam ago