ANUGERAH BAIDURI: Wagubri H Edy Natar Nasution foto bersama penerima Anugerah BaiÂduri Ke-12 saat HUT Ke-11 PRBF di Menara Dang Merdu Bank Riau Kepri, Kamis (12/12/2019). (humas pemprov for riau pos)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Perempuan Riau Bangkit Foundation (PRBF), tahun ini kembali memberikan anugerah kepada perempuan-perempuan di Riau yang dinilai banyak berjasa dan memberikan manfaat bagi orang lain melalui Anugerah Baiduri. Pemberian anugerah untuk kali ke-12 ini, dilaksanakan di Menara Dang Merdu Bank Riau Kepri, Kamis (12/12).
Tahun ini, ada tujuh perempuan yang mendapatkan Anugerah Baiduri, dan satu perempuan yang mendapatkan Anugerah Sabitah. Yakni anugerah bagi perempuan yang sudah meninggal dunia, namun semasa hidupnya banyak berjasa dan berkarya untuk negeri tercinta.
Ketua Pelaksana Anugerah Baiduri Ke-12, Prof Ellydar Chaidir mengatakan, Anugerah Baiduri merupakan sebuah apresiasi dari perempuan untuk perempuan. Dari sekian banyak perempuan di Riau yang dianggap banyak memberikan manfaat, terpilihlah tujuh perempuan yang mendapatkan Anugerah Baiduri dan satu perempuan mendapatkan Anugerah Sabitah.
"Ada beberapa kategori perempuan yang mendapatkan anugerah tahun ini, seperti di bidang pendidikan, olahraga, kesehatan serta karir," katanya.
Penerima anugerah Baiduri pertama pada tahun ini yakni, Prof Dr Rita Anugerah Mafis Ak yang saat ini menjabat komisaris perempuan pertama di Bank Riau-Kepri. Kemudian Miskiyah SPd yang menerima anugerah dari kategori perempuan berdedikasi dalam pemberdayaan masyarakat desa.
Anugerah ketiga diterima oleh dr Wiwit Ade Fidiawati MBiomed SpPA dari kategori perempuan berprestasi di bidang kesehatan ilmu patologi anatomi.
"Anugerah keempat diberikan kepada Sherly Putri Yandani Tanki dari kategori perempuan berprestasi di bidang olahraga yakni sebagai wasit. Kelima yakni Maryanti juga dari kategori perempuan berprestasi di bidang olahraga angkat berat, keenam Drs Hj Syofianis Ismail dari kategori perempuan berprestasi di bidang pendidikan," jelasnya.
Anugerah Baiduri terakhir diterima oleh Wan Nurshima Wan Jusoh yakni dari kategori perempuan pertama sebagai konsul Malaysia di Riau, Indonesia. Dan anugerah Sabitah diberikan kepada Misbah Djalilah almarhumah.
Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution yang juga hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan, atas nama Pemerintah Provinsi Riau pihaknya mengucapkan terima kasih kepada para perempuan Riau yang telah banyak berjasa dan berkarya untuk Riau.
"Anugerah Baiduri ini sudah menjadi momen penting bagi kebangkitan perempuan di masa kini. Kita harapkan pemberian anugerah ini dapat mengisnpirasi perempuan lainnya di Riau," harapnya.(sol)
Pemko Pekanbaru menyegel New Paragon KTV usai viral video pesta waria. Pemeriksaan masih berlangsung, izin…
Pemkab Inhil mengusulkan revitalisasi 157 sekolah pada 2026 guna memperbaiki bangunan rusak dan meningkatkan kualitas…
Sebanyak 59 CPNS formasi 2024–2025 di Pemkab Rohul resmi menerima SK dan diangkat sebagai PNS…
Jalan menuju Pelabuhan Internasional Selatbaru Bengkalis rusak parah dan dikeluhkan warga. Pemkab memastikan perbaikan dilakukan…
Lima ASN Inhu diduga terlibat narkoba. Tiga orang diproses hingga pengadilan, sementara dua lainnya dikembalikan…
Polda Riau mengungkap penampungan emas ilegal hasil PETI di Kuansing. Polisi menangkap pengepul dan menyita…