Categories: Pekanbaru

Masyarakat Akan Kembali Rasakan Manfaat 25 Ribu Jargas BaruÂ

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — PEMERINTAH Kota Pekanbaru kembali memperoleh bantuan jaringan gas (jargas) rumah tangga dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Total untuk tahun ini dan tahun depan, sebanyak 25 ribu jargas rumah tangga akan kembali mengalir di beberapa kecamatan di Kota Pekanbaru.

Jargas yang sudah mulai dipasang di Kota Pekanbaru sejak tahun 2016 lalu, adalah jawaban bagi warga kota akan kebutuhan gas yang murah, aman dan efisien. Dalam operasionalisasinya, Pemerintah Kota (Pemko)  Pekanbaru dan Pertagas Niaga telah menunjuk PT Sarana Pembangunan Pekanbaru (SPP) sebagai operator.

Kabar gembira akan adanya tambahan jargas baru bagi warga Kota Pekanbaru ini, diungkapkan Wali Kota (Wako) Pekanbaru Dr H Firdaus ST MT, Selasa (12/11). Total seluruh jargas baru itu akan dibangun dalam dua tahun ke depan. 

"25 ribu jaringan gas rumah tangga ini dibagi menjadi dua tahun anggaran pengerjaan. Tahun ini 5 ribu jaringan dulu. Sementara 20 ribu jaringan tambahan untuk tahun 2020," jelas dia. 

Wako Pekanbaru dua periode ini melanjutkan, saat ini jajarannya juga sudah membuat pemetaan, di mana jaringan gas rumah tangga tersebut dipasang seperti halnya di Kecamatan Bukit Raya, Tampan dan Marpoyan Damai. "Sekarang, sudah dibuatkan pemetaanya dan kemana jaringan gas rumah tangga ini akan dialirkan," imbuhnya. 

Agar pemasangan nanti maksimal, Firdaus meminta Camat dan Lurah yang daerahnya akan dipasangi jargas agar rutin turun ke masyarakat. "Saya sudah memerintahkan Camat dan Lurah turun ke bawah menemui masyarakat untuk kembali melakukan sosialisasi. Jadi tak ada alasan lagi bagi masyarakat untuk menolak," tegas dia. 

Dengan turun menemui masyarakat, Lurah dan Camat diminta juga untuk bisa segera menentukan titik-titik prioritas pemasangan instalasi jarga rumah tangga. "Mereka (Camat dan Lurah, red) harus segera berkoordinasi dengan OPD terkait. Jadi di mana saja titik-titik yang diprioritaskan," imbuhnya. 

Selain itu, Firdaus juga meminta kepada masyarakat Pekanbaru untuk cerdas menerima pemasangan jargas rumah tangga. "Selama ini masyarakat tidak tahu. Masyarakat juga diminta cerdas dengan memanfaatkan ini.  Sebab,  ini kan kemudahan yang diberikan pemerintah," singkatnya.

Salah satu wilayah yang sudah terpasang jargas di Kota Pekanbaru adalah Kecamatan Limapuluh. Di sini, di antara kelurahan yang sudah merasakan manfaat adalah Tanjung Rhu, Pesisir, Sekip dan Rintis. Bagi masyarakat yang rumahnya sudah terpasang jargas, dibanding gas elpiji penggunaannya lebih mudah, persediannya melimpah dan hemat. 

Satu rumah tangga rata-rata hanya membayar sebesar Rp50 ribu hingga Rp60 ribu untuk gas yang dipakai per bulan. Besar biaya yang dikeluarkan tergantung penggunaan gas. Hal ini dirasakan sangat murah jika dibandingkan dengan menggunakan gas tabung. Penggunaan juga aman karena jaringan gas dipasang langsung oleh ahlinya.(adv/ali)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Adab di Atas Ilmu (Urgensi Pendidikan Karakter di Era Modern)

​Fenomena “pintar tetapi tidak benar” semakin marak terjadi. Sebagai contoh, seorang teknokrat atau ahli teknologi…

7 jam ago

Rayakan 30 Tahun IVF, Mahkota Medical Center Perkuat Layanan Fertilitas untuk Pasangan Indonesia

Mahkota Medical Center merayakan 30 tahun layanan IVF dengan gathering pasien di Pekanbaru serta edukasi…

8 jam ago

BRI Konsisten Jadi Sponsor Fun Bike Riau Pos, Tegaskan Hubungan Kemitraan Erat

BRI mendukung Riau Pos Fun Bike 2026 sebagai bentuk sinergi kemitraan. Hubungan kedua perusahaan disebut…

10 jam ago

Tembus Pasar Dunia, 1.217 UMKM Catat Transaksi Rp2 Triliun Lebih di 2025

Sebanyak 1.217 UMKM berhasil menembus pasar ekspor pada 2025 dengan transaksi 134,87 juta dolar AS…

10 jam ago

PCR dan Univrab Resmi Kerja Sama dengan MAN 2 Pekanbaru, Ini Fokus Programnya

PCR dan Univrab teken MoU dengan MAN 2 Pekanbaru untuk pengembangan multimedia, kesehatan siswa, hingga…

11 jam ago

Jelang Imlek dan Ramadan, Siak Siapkan Aturan Ketat: Petasan hingga Ceramah Disorot

Pemkab Siak rekomendasikan pembatasan petasan, pengawasan THM, dan ceramah bebas ujaran kebencian jelang Imlek dan…

11 jam ago