Categories: Pekanbaru

Kaji Penambahan Durasi PTM

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 2 di Pekanbaru saat ini, diambil kebijakan penambahan durasi Pembelajaran Tatap Muka (PTM) selama dua jam. Penambahan ini sekarang sedang dikaji.

Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru masih merumuskan pelaksanaan teknis terkait penambahan durasi jam belajar ini. Dengan penambahan durasi dua jam, maka PTM akan berlangsung selama empat jam setiap pertemuannya.

Kepala Disdik Kota Pekanbaru, Ismardi Ilyas, Selasa (12/10) mengatakan, tim melakukan kajian terkait adanya rencana penambahan jam istirahat dalam durasi empat jam tersebut. "Kita lakukan kajian, karena tidak seperti istirahat biasa. Nanti anak istirahat keluar berkeliaran ke mana-mana," kata dia.

Kondisi tersebut bisa saja menjadi potensi penyebaran Covid-19 jika tidak diikuti dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat.

Menurutnya, tim berupaya menyusun jadwal aktivitas peserta didik selama sekolah tatap muka terbatas. Mereka juga menyusun aktivitas peserta selama jadwal istirahat. Mereka mencegah adanya peserta didik yang keluar saat jadwal istirahat.

Pihaknya mengantisipasi kontak antar peserta didik yang berpotensi menularkan Covid-19. Ia menyebut bahwa jadwal istirahat hanya untuk peregangan usai belajar di kelas. "Mereka nantinya tetap berada di kelas selama jam istirahat, kita beri kegiatan apa yang bisa dilakukan selama jam istirahat,"jelasnya.

Ismardi menambahkan, tim juga mendata sekolah yang bisa sekolah tatap muka terbatas dalam satu sesi. Ia menyebut sekolah yang memiliki ruang kelas memadai bisa menggelar sekolah tatap muka terbatas dalam satu sesi. "Tim sedang menginvetarisir jumlah sekolah yang bisa menggelar sekolah tatap muka terbatas dalam satu sesi,"ungkapnya.

Pihaknya bakal menggelar pertemuan dengan kepala sekolah pada, Kamis (14/10) besok. "Pertemuan itu sebagai sosialisasi dengan kepala sekolah terkait kebijakan penambahan durasi belajar, " singkatnya.(yls)

Laporan M ALI NURMAN, Kota

 

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Bupati Inhu Dorong UMKM Urus Sertifikat Halal Gratis, OPD Diminta Aktif Dampingi

Bupati Inhu meminta OPD mendampingi UMKM mengurus sertifikat halal gratis agar pelaku usaha memanfaatkan program…

5 jam ago

APHI Riau Dorong Pelaku Usaha Hutan Garap Peluang Bisnis Karbon Lewat Aturan Baru

APHI Riau dan Fairatmos menggelar diskusi perdagangan karbon guna memperkuat kapasitas pemegang PBPH menyambut implementasi…

6 jam ago

Diterjang Ombak Besar, Speedboat Rute Kuala Tungkal–Sungai Guntung Karam, Seluruh Penumpang Selamat

Speedboat SB Karya Budi karam diterjang ombak besar di perairan Mandah, Inhil. Berkat kesigapan nakhoda,…

8 jam ago

16 ASN Pemko Pekanbaru Resmi Dilantik, Wako Agung: Kinerja Akan Terus Dievaluasi

Pemko Pekanbaru melantik 16 ASN dalam mutasi dan rotasi jabatan. Wali Kota Agung Nugroho menegaskan…

9 jam ago

Masih Nekat Buang Sampah Sembarangan, 29 Pelanggar di Pekanbaru Ditindak DLHK

DLHK Pekanbaru menindak 29 pelanggar yang membuang sampah sembarangan selama Januari-Juni 2026. Denda Rp11,95 juta…

10 jam ago

Aksi Standing di Jembatan Rantau Berangin Berujung Petaka, Pemuda Kampar Jatuh ke Sungai Kampar

Seorang pemuda di Kampar diduga terjatuh ke Sungai Kampar usai melakukan aksi standing di atas…

10 jam ago