Walikota Pekanbaru Firdaus MT Foto: Ali Nurman/Riaupos
PEKANBARU(RIAUPOS.CO) – Wali Kota (Wako) Pekanbaru Dr H Firdaus ST MT mengaku dirinya mulai terserang Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) dampak dari kabut asap yang tak berkesudahan menyelimuti Kota Pekanbaru. Dua hari terakhir, dia mulai sakit tenggorokan, batuk-batuk hingga suara menjadi serak.
Hal ini diungkapkannya usai pelaksanaan shalat istisqa yang digelar jajaran Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru di halaman Mal Pelayanan Publik (MPP) eks Kantor Walikota Jalan Sudirman, Jumat (13/9) pagi tadi.’’Suara serak, tenggorokan batuk. Bisa jadi karena kabut asap juga, sudah dua hari,’’ ucapnya.
Apa yang dialaminya adalah yang juga mayoritas dialami warga Kota Pekanbaru selama bencana kabut asap. Apalagi, kualitas udara Kota Pekanbaru dalam sepekan terakhir tak membaik, malah cenderung memburuk. Ini mengakibatkan Kesehatan warga tak terkecuali dirinya juga terdampak.’’Pak Wali kan manusia juga,’’ kata dia.
Secara umum kualitas udara Pekanbaru berdasarkan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) hingga Kamis (12/9) kemarin berada di level tidak sehat dengan Pm 10 berada di angka 123. Angka ini sudah meningkat terus selama tiga hari. Dimana pada Selasa (10/9) di angka 111, dan Rabu (11/9) 118. Terbaru Jumat (13/9) Pm 10 berada di angka 173.
Sementara itu, jumlah penderita ISPA di Pekanbaru dalam dua bulan terakhir juga cukup tinggi. Yakni pada Juli tercatat 3.540 kasus dan Agustus lebih dari 4.200 kasus.
MPP Inhil menambah layanan haji dan umrah. Masyarakat kini bisa mengurus keperluan ibadah secara mudah…
Polisi mengamankan 29 sepeda motor saat patroli balap liar di Simpang Garoga, Duri, guna menjaga…
Unri bersama Tanoto Foundation membangun sistem digital soft skills mahasiswa terintegrasi, terukur, dan menjadi bagian…
Pemprov Riau mewajibkan investor menyimpan dana di BRK Syariah sebagai langkah memperkuat bank daerah dan…
Pedagang mendesak Pasar Bawah Pekanbaru segera dioperasikan sebelum Ramadan setelah dua tahun revitalisasi belum juga…
Pemkab Rohul menggratiskan pendidikan atlet difabel Niken hingga Paket C serta memberi uang pembinaan atas…