PERBAIKAN JALAN: Perbaikan Jalan HR Soebrantas yang mengalami kerusakan sudah dilakukan pengelupasan. Namun pascaaspalnya dikeruk jalan tersebut tidak segera diaspal kembali dan ini dinilai membahayakan pengguna jalan. Foto diambil beberapa waktu lalu. (DOK RIAU POS)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — PEKERJAAN pembangunan ruas jalan bergelombang di pusat keramaian dan kepadatan lalu lintas di Jalan HR Soebrantas, Panam dinilai membahayakan masyarakat, khususnya pengendara kendaraan roda dua. Sebab tidak ada rambu-rambu larangan pada beberapa ruas berlubang sisa pekerjaan yang belum tuntas.
Pantauan Riau Pos, pengendara roda dua maupun roda empat yang melaju turun dari jembatan layang Pasar Pagi Arengka mendadak harus mengerem. Sebab setelah sisi jalur cepat yang mulus dan tidak bergelombang lagi, beberapa ratus meter terdapat pengerukan aspal badan jalan yang membahayakan.
Kondisi ini terus terjadi hingga U-Turn setelah Purwodadi. Demikian pula halnya di sisi seberangnya. Kondisi serupa juga terjadi. Bahkan terdapat tiga hingga empat titik sisa pengerukan aspal jalan tidak diberi rambu-rambu peringatan.
"Ya, ada beberapa pengendara motor yang ditabrak dari belakang karena harus rem mendadak. Mungkin terkejut dan ingin mengindari pekerjaan," kata seorang pedagang kaki lima di tepi Jalan Soebrantas, Fadlan.
Sejak pekerjaan dilakukan, diakuinya beberapa kali Ia menyaksikan pengendara ada yang kecelakaan tunggal atau tabrakan satu sama lain. "Harusnya kan ada papan peringatan atau apa dipasang," sambungnya.
Perihal kondisi ini, Riau Pos mencoba konfirmasi ke beberapa pihak terkait yang berwenang. Pihak APBN melalui Satker terkait yang coba dihubungi, Senin (11/11) tidak memberikan komentar.
Sementara itu Dinas PUPR Provinsi Riau melalui Kepala Dinasnya Dadang Eko Purwanto juga tidak memberi penjelasan rinci. Baik perihal kewenangan pekerjaan maupun upaya pemerintah untuk membuat rambu-rambu di lokasi pekerjaan.
Ia malah melemparkan pertanyaan kepada salah seorang bawahannya. "Coba tanya Yunan Mas," singkatnya.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Riau Yunannaris yang coba dikonfirmasi hingga Senin petang belum memberikan komentar. Ini setelah Riau Pos coba kirim pesan singkat di nomor aplikasi pesan singkat dan dihubungi beberapa kali.(ksm)
Laporan EKA GUSMADI PUTRA, Kota
Daftar Produk dan Harga ASICS Sonicblast di Blibli
Disnaker Pekanbaru memperketat pengawasan UMK 2026 dengan menyidak hotel dan rumah sakit untuk memastikan gaji…
Menjelang Riau Pos Fun Bike 2026, antusiasme peserta perorangan terus meningkat. Iven gowes massal ini…
RSUD Arifin Achmad berhasil menangani kasus langka pasien tersedak paku hingga ke paru-paru tanpa operasi…
Polres Bengkalis menggerebek rumah di Bandar Laksamana yang diduga jadi penampungan PMI ilegal. Empat terduga…
Puluhan siswa SMP Global Andalan mengikuti outing class ke Riau Pos untuk belajar jurnalistik, mengenal…