kasus-covid-19-melandai-tetap-jaga-protokol-kesehatan
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kabar baik datang dari perkembangan kasus Covid-19 di Kota Pekanbaru. Dari hasil rapat Satgas Covid-19 Pekanbaru, Pekanbaru dinyatakan masih berada di level 2 dan bersiap menuju level 1.
Tidak hanya itu, agar status terus membaik dan dapat segera menuju ke level 1, masyarakat juga dapat menjaga kondisi ini. Pimpinan DPRD Kota Pekanbaru Ginda Burnama juga mendesak supaya percepatan vaksinasi Covid-19 dapat menjadi atensi Pemko Pekanbaru supaya Desember mendatang herd immunity tercapai sesuai target.
"Kami mengimbau kepada masyarakat tetap jaga prokes. Bepergian atau nongkrong-nongkrong yang tidak efektif atau yang tidak mendesak, sebaiknya jangan berlama-lama. Kita harus berjaga-jaga, jaga diri kita dan keluarga, dimulai dari diri kita dulu," papar Ginda kepada wartawan, Senin (11/10).
Untuk dapat sama-sama menjaga agar status Covid-19 dapat ditekan, politisi Gerindra ini minta untuk Satgas Covid-19 tetap patroli dengan menegakkan surat edaran (SE) wali kota yang telah diterbitkan.
"Diharapkan bisa bekerja sesuai aturan SE, masyarakat harus bisa nyaman dengan patroli dari satgas tanpa membuat rasa takut atau gelisah kepada pelaku usaha, baik besar atau mikro ataupun pedagang kecil, karena orientasinya itu adalah sosialisasi," paparnya lagi.
Tidak hanya itu, Pemko Pekanbaru diminta dapat memberikan stimulus-stimulusnya, termasuk dari pemerintah pusat, program-program pemerintah pusat dalam rangka pemulihan ekonomi dapat segera terealisasi dengan cepat, dengan koordinasi antar kota dengan provinsi dalam data-data dari warga kota pekanbaru khususnya.
"Sehingga harapan, semua dapat tepat sasaran dalam penerimaan bantuan, dan dapat juga dirasakan oleh masyarakat yang kurang mampu,"ujarnya.
Soal percepatan vaksinasi ini, dikomentari Ginda, sampai saat ini menjadi kendala adalah ketersediaan vaksin. "Untuk vaksinasi, hasil rapat kemarin memang masih ada kendala. Hanya saja dalam beberapa hari ke depan, alhamdulillah sudah masuk dan sudah bisa didistribusikan ke masyarakat, " ujarnya.
Ditegaskannya, mudah-mudahan itu dapat segera membantu vaksinasi yang ada di pekanbaru. "Sehingga apa-apa yang kita targetkan, dan harapkan dapat terpenuhi semua, " harapnya.
"Ya percepatan vaksin masih terkendala di golongan lansia, Maka dari itu hasil rapat ppkm level 2 kemarin pemerintah sudah mengarahkan camat dan lurah untuk mendata kembali di RT dan RW setempat, dan akan di adakan vaksin serentak di kecematan masing-masing, "tambahnya.
Diharapkannya lagi, Pekanbaru bisa segera ke level 1, dan target vaksin tuntas. "Mudah-mudahan di harapkan November nanti sudah terpenuhi target vaksinasi untuk Kota pekanbaru, dan bisa fokus lagi dalam pemulihan ekonomi, " tuturnya.(gus)
Setelah pembahasan panjang, DPRD Inhil resmi mengesahkan APBD Tahun Anggaran 2026 senilai Rp2,05 triliun dalam…
Komunitas Anthracite Bicycle Community Sawahlunto memastikan keikutsertaan lima goweser dalam ajang Riau Pos Fun Bike…
Harga cabai dan bawang di Pasar Selasa Tuah Karya Panam terpantau menurun. Pedagang menyebut fluktuasi…
Komunitas SeSuKa Bike Koto Gasib-Siak memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 sebagai ajang silaturahmi…
Komisi I DPRD Pekanbaru menyoroti lemahnya pengawasan Satpol PP dan mendesak penegakan perda terhadap usaha…
Polresta Pekanbaru mengungkap berbagai kasus viral, mulai vandalisme TMP, geng motor, curanmor lintas provinsi hingga…