PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Kelompok Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) 27 Universitas Abdurrab Pekanbaru yang berjumlah 5 orang terdiri dari M. Aditama (Ilmu Pemerintah), Yusrah Annisa (Psikologi), Yurissa Mizar Anggraini (Pendidikan Dokter), Dea Vilia Siswoyo (Pendidikan Dokter) dan Munanda Qolby (Teknik Sipil) melakukan beberapa program kegiatan pencegahan Covid-19.
Di antaranya edukasi dengan penyuluhan (seputar Covid-19, cara memakai dan melepas masker yang benar, cara membuat masker mandiri dan praktis, cara mencuci tangan yang benar), video dan poster cara memakai masker yang benar (facebook dan instagram: @kkn27univrab2020) serta diakhiri dengan pembagian masker.
Mahasiswa Kukerta Universitas Abdurrab, Yusrah Annisa mengatakan, kegiatan ini dimulai dari tanggal 24 Agustus sampai dengan 12 September 2020 dengan didampingi oleh 2 orang dosen pembimbing lapangan (DPL) yaitu Prof Susi Endrini SSi MSc PhD dan dr Yuharika Pratiwi MKes.
"Kami menyelenggarakan penyuluhan di Perumahan Beringin Indah, pembagian masker di Jalan Soekarno-Hatta dan Jalan HR Soebrantas pada tanggal 11 September 2020. Skema pelaksanaan Kukerta di Universitas Abdurrab pada tahun ini ada 2 yaitu kukerta terintegrasi dan balik kampung dengan menimbang kondisi pandemi Covid-19 saat ini. Kelompok kami memilih Kukerta terintegrasi,"ujar Yusrah Annisa, Jumat (11/9).
Dijelaskan Yusrah Annisa, tujuan dari pelaksanaan Kukerta ini adalah untuk menyadarkan masyarakat bahwasanya harus selalu siaga dan mematuhi protokol kesehatan disetiap waktu terutama kewajiban menggunakan masker, dimulai dari diri sendiri agar bisa menjadi contoh dalam keluarga dan ikut andil sebagai agen pencegahan penyebaran Covid-19 di lingkungan tempat tinggal.
Yusra menambahkan, "Awalnya, kelompok 27 Kukerta Universitas Abdurrab mengadakan meeting perdana pada Sabtu, 29 Agustus 2020 via Google Meet untuk menentukan tema edukasi dan informasi pencegahan Covid-19 dan lokasi Kukerta. Pertemuan selanjutnya memantau program kegiatan yang sudah dilaksanakan serta membahas program yang belum dilaksanakan. Walaupun waktunya singkat, Alhamdulillah semua program terlaksana dengan baik.(dof/c)
BK DPRD Riau belum menjadwalkan pemanggilan Parisman Ihwan dan Indra Gunawan Eet terkait dugaan pelanggaran…
Ribuan warga mengikuti Riau Bersholawat bersama Habib Syech di Masjid Annur. Doa dipanjatkan agar Riau…
Kapal pompong tenggelam dihantam angin kencang dan gelombang tinggi di Meranti. Dua pekerja sagu selamat,…
Teror monyet liar di Tembilahan terus berlanjut. Korban gigitan mencapai 15 orang, sementara seekor monyet…
Setelah belasan tahun dikeluhkan, perbaikan darurat Jalan Sontang-Duri mulai dilakukan. Alat berat dikerahkan untuk menangani…
Kasus eksploitasi anak pertama ditangani UPTD PPA Meranti. Seorang anak di Tebing Tinggi putus sekolah…