berharap-ada-solusi-terkait-belajar-daring
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Proses kegiatan dalam jaringan (daring) sudah dua tahun dilakukan. Meski sebelumnya sempat diselingi dengan belajar tatap muka terbatas, namun semenjak kasus meningkat dan PPKM, sekolah khususnya SD di zona merah full menerapkan belajar daring.
Dikatakan Kepala SD Muhammadiyah IV Pekanbaru, Nidya, proses belajar daring ini memiliki beberapa kendala. Terlebih jika dilakukan terus menerus di usia anak yang terbilang masih kecil, yakni usia SD. Menurutnya, anak usia tersebut memerlukan pendidikan karakter yang mana sulit untuk diterapkan saat belajar daring.
"Kasihan juga dengan anak dan orang tua yang sudah jenuh dua tahun belajar daring. Karena itu, kami harap ada solusi dari pihak terkait," ujarnya Rabu (11/8).
Ia melanjutkan, pendidikan daring dan karakter susah dilakukan, walaupun menggunakan zoom. ‘’Pendidikan dengan daring itu susah tersampaikan materinya. Apalagi untuk menciptakan karakter anak," sambungnya.
Berbagai kendala lain dan keterbatasan juga dihadapi selama proses belajar daring dan PPKM ini. Oleh karena itu, pihaknya berharap ada solusi terkait proses kegiatan belajar mengajar khsusunya di lini SD yang memerlukan perhatian ekstra dari guru.
"Harapannya nggak muluk-muluk. Semoga nanti ada kebijakan belajar tatap muka terbatas walaupun sekali sepekan dengan protokol kesehatan," harapnya.
Sejauh ini pihaknya mengaku telah mentaati segala aturan dari dinas dan juga pemerintah. Kalaupun nanti keputusannya masih terus belajar daring secara full, pihaknya mengaku akan tetap mengikuti aturan yang berlaku.(azr)
Terduga dalang pembakaran jaring nelayan di Panipahan, Rohil, ditangkap polisi setelah buron ke Sumatera Utara.
Pemprov Riau mengajukan tambahan kuota 99.700 KL biosolar dan 99.556 KL pertalite karena kebutuhan BBM…
Sebanyak 46 tim siap bertanding di Riau Pos-Honda Student Basketball League 2026 Pekanbaru Series pada…
PLN UP3 Rengat meresmikan SPKLU di Bank Mandiri Rengat untuk memudahkan pengisian daya sekaligus mendorong…
sebanyak 20.800 murid SD dan SMP Negeri di Pekanbaru akan menerima seragam gratis. Penyaluran ditargetkan…
Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau mengganggu penerbangan Pekanbaru-Jakarta. Sebanyak 34 penerbangan dari Bandara SSK II…