Categories: Pekanbaru

Tim MCC Amerika dan Bappenas Cek Kesiapan Riau

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menerima kunjungan Tim Millenium Challenge Corporation (MCC) Amerika Serikat dan Kementerian PPN/Bappenas RI di gedung daerah Riau, Senin (11/4). Pertemuan tersebut sebagai tindak lanjut usulan proyek infrastruktur percontohan program hibah Compact-2 MCC yang diusulkan oleh Pemprov Riau.

Staf Ahli Kementerian Bapppenas RI Erwin Dimas mengatakan, usai pertemuan tersebut pihaknya akan mengecek kembali lahan dan desain pembangunan yang akan dilakukan. Karena itu, pihaknya langsung mengecek langsung ke lokasi yang sudah ditunjuk.

"Pengecekan kesiapan lahan dan desain tersebut perlu dilakukan agar proyek-proyek itu nantinya jangan sampai mangkrak. Karena kalau mangkrak banyak pihak yang dirugikan," ujarnya.

Karena itu, saat ini menurut pihaknya bukan saatnya lagi untuk membicarakan rencana pembangunan pada forum-forum. Melainkan harus sudah membahas detail dan teknis di lapangan.

"Karena itu kami akan meninjau langsung ke lokasi rencana pembangunan. Dua pekan lagi juga akan datang tim yang lebih teknis lagi," ujarnya.

Menurutnya, hal mendasar agar usulan yang ada dapat dipenuhi di antaranya yakni, program tersebut sejalan dengan pemerintah pusat. Kemudian mendukung sebuah kawasan, dengan berbagai pertimbangan yang ada.

"Misalnya ada pemberdayaan masyarakatnya, mendukung program lingkungan dan beberapa lainnya,"  ujarnya. 

Sementara itu, Kepala Badan Perencana Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Provinsi Riau, Emri Juli Harnis mengatakan, sebagai calon penerima hibah, Pemprov Riau mengajukan beberapa usulan proyek, namun karena bersifat pilot project, maka hanya dipilih dua tema yaitu Kawasan Industri (KI) Lubuk Gaung di Dumai dan KI Tenayan Pekanbaru.

"Tahapan perencanaan pelaksanaan program hibah Compact-2 MCC telah melalui proses pembahasan yang panjang, diawali dengan kick off meeting pada bulan Agustus 2021. Kemudian dilanjutkan rapat pembahasan FGD bersama dengan Compact Development Team (CDT) yang merupakan konsultan di bawah Kementerian PPN/Bappenas yang ditunjuk untuk mempersiapkan program Compact MCC di seluruh negara," paparnya.

Sebagai tindak lanjut dari tahapan program hibah Compact-2 MCC tersebut, Pemprov Riau mengusulkan beberapa usulan proyek. Namun karena sifatnya proyek percontohan maka dipilih dua proyek yang memenuhi kriteria awal yaitu pembangunan jalan akses untuk penguatan kapasitas Kawasan Ekonomi Dumai dan pembangunan jalan lingkar Kota Pekanbaru untuk menunjang konektivitas proyek strategis nasional.

"Dua lokasi ini akan ditinjau langsung oleh tim MCC dan juga Bappenas, mudah-mudahan dapat disetujui dan segera dibangun," harapnya.(sol) 

Edwir Sulaiman

Share
Published by
Edwir Sulaiman

Recent Posts

APBD Terbatas, Meranti Andalkan Program IJD untuk Benahi 9,6 Km Jalan

Pemkab Kepulauan Meranti mengusulkan tiga ruas jalan sepanjang 9,6 km masuk program IJD dengan kebutuhan…

22 jam ago

Kabut Asap Karhutla Kembali Selimuti Pekanbaru, Polusi Tertinggi Ketiga di Indonesia

Kabut asap karhutla masih menyelimuti Pekanbaru. Kualitas udara memburuk, AQI mencapai 171 dan 156 titik…

23 jam ago

Bentrokan Konflik Lahan 80 Hektare di Kuansing, 9 Orang Terluka

Bentrokan dua kelompok terkait konflik lahan 80 hektare terjadi di Kuansing. Sembilan orang terluka dan…

24 jam ago

Jalan Sontang-Duri Kembali Berlumpur, Truk Bermuatan Berat Banyak Terjebak

Jalan Sontang-Duri kembali rusak setelah hujan menggerus timbunan. Truk bermuatan berat kesulitan melintas dan terjebak…

24 jam ago

Erupsi 4 Gunung Bikin 8 Bandara Ditutup, 35 Penerbangan Pekanbaru-Jakarta Batal

Erupsi empat gunung mengganggu penerbangan. Sebanyak 35 penerbangan dari dan ke Pekanbaru batal setelah delapan…

24 jam ago

Distribusi Tersendat, Semen di Rohul Langka hingga Warga Harus Antre

Kelangkaan semen di Rohul hampir sebulan membuat warga harus booking. Omzet toko bangunan turun hingga…

1 hari ago