Harus Bisa Kurangi Getaran di Jalan LokalÂ
KOTA (RIAUPOS.CO) — Masih banyaknya getaran di jalan lokal menjadikan anak-anak sulit untuk bermain. Belum lagi para pengendara yang mengenakan sepeda motor dengan kencang. Hal itu yang menjadikan aktivitas anak banyak di dalam rumah.
Terkait getaran, masyarakat juga harus mengetahui bahwa yang dikatakan polisi tidur itu salah. Benarnya adalah getaran. Hal itu diungkapkan Kriminolog dari Universitas Islam Riau (UIR) Syahrul Akmal Latif.
"Dalam UU Lalu Lintas tidak ada namanya polisi tidur, yang ada hanya getaran. Harus membiasakan getaran, karena kalau polisi tidur itu membuat lembaga jadi jelek," sebutnya, Senin (9/12).
Menurut Akmal, pertanyaan muncul terkait solusi untuk menggantikan getaran. Baginya, tidak hanya getar namun bagaimana mengganti mentalitas remaja yang menggunakan sepeda motor secara ugal-ugalan dan bergentayangan itu perlu ditertibkan.
"Ini anak-anak di bawah umur sudah bawa sepeda motor tanpa aturan. Belum lagi sepeda motor dimodifikasi, suaranya memekakkan telinga," sebutnya.
Katanya, dengan adanya penertiban sepeda motor maka tidak ada lagi getaran dan atau bisa meminimalisir getaran. "Diharapkan pihak terkait dapat menyelesaikan dan mengendalikan anak remaja yang mengendarai kendaraan sepeda motor yang tidak terukur itu. Sebab, anak-anak di jalan lokal itu banyak bermain. Semuanya menjadi fokus perhatian negara," ungkapnya.
Lebih lanjut, getaran-getaran itu menurut Akmal, hanya ada di jalur penyeberangan lalu lintas, zebra cross, perkantoran yang mobil keluar masuk. Itu harus ada getaran. Bukan di jalan lokal, jangan sampai di Jalan Sudirman pun dipasang getaran.
"Pada intinya pihak terkait harus bisa atasi dimana posisi getaran sebenarnya yang benar dan mengedukasi masyarakat agar anak-anak di bawah umur tidak menggunakan kendaraan. Supaya anak-anak yang bermain di jalan lokal terhindar dari masih banyaknya yang menggunakan kendaraan secara ugal-ugalan," tutupnya.(*3)
Lomba menyolak kelapa meriahkan Milad ke-61 Inhil. Lebih dari 100 petani unjuk ketangkasan sekaligus melestarikan…
Enam jemaah haji asal Riau masih dirawat di Batam usai pulang dari Tanah Suci dan…
Lima terduga penyalahguna narkotika, termasuk oknum Kadus dan ASN Satpol PP Bengkalis, diamankan setelah hasil…
Mendagri Tito Karnavian mengingatkan daerah tidak menambah honorer. Kuansing meminta aturan batas belanja pegawai 30…
Karhutla kembali terjadi di Inhil. Lahan gambut seluas 0,5 hektare di Desa Teluk Jira, Tempuling,…
Dishub Pekanbaru menggagalkan dugaan pencurian kabel LPJU di Bukit Raya. Pelaku kabur dan meninggalkan motor…