mi-ayam
PEKANBARU (rIAUPOS.CO) – Suatu hari Ridho sangat ingin menyantap mi ayam. Ia dan temannya pergi ke toko yang menjual mi ayam dengan mengendarai sepeda motor matic.
Setelah memesan mi ayam, mereka pun langsung pulang karena ingin menyantapnya di rumah. Karena ingin cepat, mereka memilih jalan pintas.
Ridho lupa, jika jalan yang akan dilalui adalah jalan yang memiliki banyak polisi tidur. Ia melaju dengan kencang, tanpa menyadari polisi tidur yang tingginya di atas rata-rata menghadangnya.
Benar saja, Ridho tidak sempat mengerem dan melewati polisi tidur dengan kelajuan di atas rata-rata. Ia memang tidak jatuh, namun mi ayam yang digayutkan di gantungan depan sepeda motor terguncang dengan kuat dan menghantap satu sama lain. Alhasil, kantong kresek dan plastik mi ayam pecah dan berserakan di antara kaki Ridho.
"Alamaak….!! Maunya cepat sampai, malah kena razia polisi tidur," ujarnya menyesali.(anf)
Fenomena “pintar tetapi tidak benar” semakin marak terjadi. Sebagai contoh, seorang teknokrat atau ahli teknologi…
Mahkota Medical Center merayakan 30 tahun layanan IVF dengan gathering pasien di Pekanbaru serta edukasi…
BRI mendukung Riau Pos Fun Bike 2026 sebagai bentuk sinergi kemitraan. Hubungan kedua perusahaan disebut…
Sebanyak 1.217 UMKM berhasil menembus pasar ekspor pada 2025 dengan transaksi 134,87 juta dolar AS…
PCR dan Univrab teken MoU dengan MAN 2 Pekanbaru untuk pengembangan multimedia, kesehatan siswa, hingga…
Pemkab Siak rekomendasikan pembatasan petasan, pengawasan THM, dan ceramah bebas ujaran kebencian jelang Imlek dan…