Categories: Pekanbaru

Kontrak Pasar Induk Diperpanjang

(RIAUPOS.CO) — PEMERINTAH Kota (Pemko) Pekanbaru terus memberikan kelonggaran kepada rekanan yang mengerjakan proyek pasar Induk. Setelah dipastikan tak selesai pada Oktober tahun ini, maka pemko memberikan tambahan waktu untuk penyelesaian 39 persen, sisa pekerjaan fisik yang saat ini masih dihitung organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. 

Proyek Pasar Induk Pekanbaru dikerjakan oleh PT Agung Rafa Bonai yang memenangkan lelang investasi pada tahun 2016 lalu, dengan kontrak bangun serah guna (BSG) bangunan selama 30 tahun. Pasar induk dibangun di atas lahan seluas 3,2 hektare, dengan nilai pembangunan diperkirakan menelan biaya Rp94 miliar. 

Terhadap proyek ini, kontrak kerja sama berakhir November 2018. Kemudian, dilakukan penandatangan adendum kontrak agar pengerjaan bisa dilanjutkan dan selesai pada Oktober 2019.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (DPP) Kota Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut saat dikonfirmasi Riau Pos, Rabu (9/10) menyampaikan, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru berencana memberi tambahan waktu bagi pengembang pasar induk yang kini mencapai progres pengerjaan 61 persen. ‘’Kita sudah lihat bahwa pada Oktober ini belum tuntas. Maka kita beri tambahan waktu,’’ kita dia. 

Dia melanjutkan, pada awal pengerjaan pasar induk memang terjadi kendala. Salah satunya yakni sudut kemiringan tanah. Pengembang kesulitan saat menimbun areal pembangunan pasar induk.’’Itu salah satunya. Juga terkait pendanaan mereka,’’ sebutnya. 

Berapa lama waktu tambahan yang diberikan, Ingot menyebut hal itu masih dihitung dan dikaji. ‘’Dinas PUPR sedang mengkaji durasi tambahan waktu untuk pembangunan pasar induk. Apalagi Pemko Pekanbaru menargetkan pasar ini sudah beroperasi pada tahun 2020,’’ ungkapnya. 

Proses pengerjaan pasar ini masih terus berlanjut. Pengembang sedang fokus menuntaskan komplek pasar modern di sana. Pasar Induk nantinya jadi satu pusat perdagangan di Pekanbaru. Keberadaan pasar induk membuat pengawasan distribusi dan harga bahan pangan lebih mudah.(ksm)

 

Laporan M ALI NURIMAN, Kota

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Pantai Solop Diawasi Ketat Saat Iduladha, Maksiat dan Narkoba Jadi Perhatian

Pengawasan di Pantai Solop diperketat selama libur Iduladha untuk mencegah maksiat, miras, narkoba dan perilaku…

14 menit ago

Korupsi Bibit Kopi Liberika di Meranti, Kerugian Negara Rp663 Juta Berhasil Dipulihkan

Kejari Kepulauan Meranti berhasil memulihkan kerugian negara Rp663 juta dari kasus korupsi pengadaan bibit kopi…

25 menit ago

Kursi Kadis PUPR Riau Berganti, SF Hariyanto Tunjuk Zulfahmi Jadi Plt

SF Hariyanto menunjuk Zulfahmi sebagai Plt Kadis PUPR-PKPP Riau untuk penyegaran dan percepatan pembangunan infrastruktur.

33 menit ago

Aktivitas Tambang Ilegal Dibongkar, Lima Rakit PETI Dibakar Polisi

Polsek Kuantan Mudik menertibkan PETI di areal PT KTBM dan memusnahkan lima rakit tambang ilegal…

1 hari ago

Bengkalis Usulkan 5 Lokasi Sekolah Nasional Terintegrasi, Kecamatan Ini Jadi Sorotan

Pemkab Bengkalis mengusulkan lima lokasi pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi dengan konsep pendidikan terpadu bertaraf internasional.

1 hari ago

Keluhan Warga Meningkat, Wabup Rohul Minta PLN Benahi Pasokan Listrik

Wabup Rohul meninjau UPTD PAB Ujungbatu dan meminta PLN segera menstabilkan pasokan listrik demi layanan…

1 hari ago