pemprov-turunkan-ekskavator-amfibi-normalisasi-sungai-sail
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Kawasan Pemukiman Pertanahan (PUPR-PKPP) Provinsi Riau menurunkan alat berat berjenis ekskavator amfibi untuk normalisasi Sungai Sail, Pekanbaru.
Kepala Dinas PUPR-PKPP Provinsi Riau Arief Setiawan mengatakan, ekskavator amfibi tersebut nantinya akan digunakan untuk menggali muara Sungai Sail menuju Jalan Hang Tuah. Di mana ekskavator ini bisa digunakan di darat dan di air sehingga diberi nama amfibi.
"Alat berat ekskavator amfibi itu nantinya akan melewati beberapa jembatan yang akan menuju ke Parit Indah. Ini upaya kita untuk mengatasi persoalan banjir di Pekanbaru," kata Arief.
Arief mengatakan, dalam normalisasi Sungai Sail Pekanbaru, pihaknya menggandeng Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) III di Pekanbaru dan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru.
"Ekskavator amfibi itu milik Pemprov Riau. Sebetulnya alat itu untuk uji coba. Tapi apa salahnya kita langsung lakukan normalisasi Sungai Sail dalam upaya penanganan persoalan banjir di Pekanbaru," ujarnya.
Arief berharap, dengan adanya normalisasi Sungai Sail Pekanbaru itu, dapat membantu masyarakat, khususnya masyarakat yang tinggal di muara Sungai Sail. "Kami berharap ke depan, penanganan banjir di Pekanbaru ini bisa sama-sama antara Pemprov Riau, Pemko Pekanbaru, dan BWSS," sebutnya.
Sementara itu, Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar juga berpesan agar masyarakat tidak membuang sampah di sungai. Karena hal tersebut selain mencemari lingkungan, juga dapat menyebabkan pendangkalan.
"Pola sungai sebagai sumber penghidupan seperti masa lalu harus kita kembalikan. Jadi saya imbau masyarakat tidak membuang sampah di sungai. Saya harapkan masyarakat dapat mendukung sungainya bersih," imbaunya.(sol)
MPP Inhil menambah layanan haji dan umrah. Masyarakat kini bisa mengurus keperluan ibadah secara mudah…
Polisi mengamankan 29 sepeda motor saat patroli balap liar di Simpang Garoga, Duri, guna menjaga…
Unri bersama Tanoto Foundation membangun sistem digital soft skills mahasiswa terintegrasi, terukur, dan menjadi bagian…
Pemprov Riau mewajibkan investor menyimpan dana di BRK Syariah sebagai langkah memperkuat bank daerah dan…
Pedagang mendesak Pasar Bawah Pekanbaru segera dioperasikan sebelum Ramadan setelah dua tahun revitalisasi belum juga…
Pemkab Rohul menggratiskan pendidikan atlet difabel Niken hingga Paket C serta memberi uang pembinaan atas…