pemprov-turunkan-ekskavator-amfibi-normalisasi-sungai-sail
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Kawasan Pemukiman Pertanahan (PUPR-PKPP) Provinsi Riau menurunkan alat berat berjenis ekskavator amfibi untuk normalisasi Sungai Sail, Pekanbaru.
Kepala Dinas PUPR-PKPP Provinsi Riau Arief Setiawan mengatakan, ekskavator amfibi tersebut nantinya akan digunakan untuk menggali muara Sungai Sail menuju Jalan Hang Tuah. Di mana ekskavator ini bisa digunakan di darat dan di air sehingga diberi nama amfibi.
"Alat berat ekskavator amfibi itu nantinya akan melewati beberapa jembatan yang akan menuju ke Parit Indah. Ini upaya kita untuk mengatasi persoalan banjir di Pekanbaru," kata Arief.
Arief mengatakan, dalam normalisasi Sungai Sail Pekanbaru, pihaknya menggandeng Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) III di Pekanbaru dan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru.
"Ekskavator amfibi itu milik Pemprov Riau. Sebetulnya alat itu untuk uji coba. Tapi apa salahnya kita langsung lakukan normalisasi Sungai Sail dalam upaya penanganan persoalan banjir di Pekanbaru," ujarnya.
Arief berharap, dengan adanya normalisasi Sungai Sail Pekanbaru itu, dapat membantu masyarakat, khususnya masyarakat yang tinggal di muara Sungai Sail. "Kami berharap ke depan, penanganan banjir di Pekanbaru ini bisa sama-sama antara Pemprov Riau, Pemko Pekanbaru, dan BWSS," sebutnya.
Sementara itu, Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar juga berpesan agar masyarakat tidak membuang sampah di sungai. Karena hal tersebut selain mencemari lingkungan, juga dapat menyebabkan pendangkalan.
"Pola sungai sebagai sumber penghidupan seperti masa lalu harus kita kembalikan. Jadi saya imbau masyarakat tidak membuang sampah di sungai. Saya harapkan masyarakat dapat mendukung sungainya bersih," imbaunya.(sol)
Kejati Riau telah menggeledah 11 lokasi terkait dugaan korupsi jasa kapal di Dumai dan menyita…
Bupati Rohul melepas 56 JCH Korpri menuju Tanah Suci. Jemaah diingatkan menjaga kesehatan, sikap, dan…
Polres Siak menangkap dua pelaku penyalahgunaan biosolar subsidi dengan modus mobil tangki modifikasi dan barcode…
Sebanyak 422 calon siswa berebut 252 kursi di SKO Riau. Seleksi ketat digelar untuk menjaring…
Sebanyak 48,39 ton komoditas pangan ilegal dimusnahkan di Inhil. Barang tanpa dokumen ini dinilai berbahaya…
Pemko Pekanbaru prioritaskan penertiban PKL di Jalan HR Soebrantas dengan pendekatan humanis demi menjaga ketertiban…