Rumah Tenun Kampung Bandar Ikuti Pameran KKI di Jakarta
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Rumah Tenun Kampung Bandar akan mengikuti pameran Kerajinan Kreatif Indonesia (KKI) di Jakarta pada Kamis (11/7) ini. Seperti diketahui, rumah tenun yang lokasinya tidak jauh dari pelabuhan tempat bongkar muat barang merupakan tempat produksi kain tenun Provinsi Riau.
‘’Bawa ke sana ada 100 kain. Dua orang yang akan berangkat ke sana. Barang sudah sampai ke sana duluan malah. Nanti saat dipamerkan, orang-orang bisa beli di sana,’’ ungkap Ketua Rumah Tenun Kampung Bandar Wawa Ediny melalui Rohaya, salah satu anggota kelompok Rumah Tenun kepada Riau Pos, Selasa (9/7).
Maka dari itu, saat ini stok yang tersisa di rumah tenun tersebut menipis. ‘’Ini ada beberapa pesanan. Semenjak hari raya ada lima pasang pesanan,’’ ucapnya.
Tampak di dalam ruangan itu terdapat satu alat tenun bukan mesin (ATBM) tepat di depan ruangan. Lemari kaca berisi kain-kain tenun khas Riau terpajang Indah menunggu pembeli.
Jika masuk lebih dalam lagi. Maka pengunjung akan menemukan tiga ATBM di sudut sebelah kanan dan satu lagi di sebelah kiri. ‘’Ada beberapa lagi ATBM yang ada di rumah warga. Karena di sini tak muat. Masih kelompok rumah tenun juga,’’ jelasnya.
Untuk menyelesaikan satu kain sepanjang dua meter, menurutnya, itu memerlukan waktu satu pekan lama. Selain kain, lanjut dia, pihaknya juga menjual aneka ragam tempat aksesoris, tempat tisu, gantungan kunci bentuk tanjak hingga tas dari pandan.(*1)
Menaker wajibkan BHR ojol dan kurir dibayar tunai minimal 25 persen, cair paling lambat tujuh…
Living World luncurkan My Living App, program loyalitas digital terintegrasi dengan promo, poin belanja, dan…
Gerakan Rakyat resmi jadi partai politik. Status Anies Baswedan belum diumumkan, fokus kini pada penyelesaian…
Disnaker Kota Pekanbaru tegaskan THR 2026 wajib dibayar penuh sebelum 8 Maret. Perusahaan dilarang mencicil,…
Sekolah di Kepulauan Meranti libur Idulfitri 16–29 Maret 2026. Kegiatan belajar kembali normal pada 30…
Sebanyak 3,4 hektare mangrove di Bengkalis dibabat untuk tambak udang. Warga khawatir abrasi pantai makin…