sinyal-percepat-naturalisasi-walsh-dan-amat
JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Menpora Zainudin Amali mengatakan PSSI sudah melakukan proses naturaliasi kepada dua pemain, yakni Sandy Walsh dan Jordy Amat. Hasilnya, pemerintah memberikan lampu hijau untuk mempercepat proses perpindahan kewarganegaraan dua nama itu.
Menteri yang karib disapa Amali itu menjelaskan dirinya baru saja memimpin rapat tentang permohonan dari naturalisasi. Dalam rapat yang digelar di Kemenpora pada Kamis (10/2) sore itu, Amali mengaku harus berhati-hati dalam naturalisasi.
"Saya pernah sampaikan, kami naturalisasi kalau benar-benar terpaksa, karena yang akan dibangun ialah timnas senior sekaligus untuk memperbaiki ranking FIFA," katanya.
Artinya, dengan target harus memperbaiki ranking FIFA, diperlukan timnas yang kuat. Untuk itu, menurut Amali, salah satu jalan cepat untuk mewujudkan impian itu ialah melakukan naturalisasi.
Namun demikian, Menpora Amali memastikan pemain yang dinaturalisasi harus punya darah Indonesia. Baik dari ayahnya, ibunya, dan minimal dari kakek-neneknya.
"Sekarang pemain yang dinaturalisasi ini benar-benar terseleksi lama dan sudah dalam pemantauan Shin Tae Yong," terang menteri asal Partai Golkar tersebut.
Amali mengingatkan, yang mempertanggungjawabkan secara teknis proses ini ialah pelatih sepenuhnya, dalam hal ini Shin Yae Yong. "Tugas pemerintah untuk membantu PSSI mempercepat proses ini," ujar Amali.(jpg)
Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…
Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…
Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.
Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.
Pemkab Inhu menggratiskan tiket masuk, parkir, dan tempat jualan di Wisata Danau Raja Rengat selama…
Polres Kampar menangkap tiga terduga pelaku pencurian empat ekor sapi milik warga Kuok dengan kerugian…