Categories: Pekanbaru

Pribadi Sederhana, Rajin dan Pintar

Keluarga besar Riau Pos berduka, seorang mantan wartawan senior yang telah ikut membesarkan surat kabar harian ini,  Idris Ali meninggal dunia pada Jumat (10/1) pagi. Banyak jasa serta karya almarhum yang hingga kini masih banyak dikenang. Riau Pos

kehilangan sosok senior.

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Sejak Jumat siang, kediaman almarhum Idris Ali yang beralamat di Jalan Swadaya, Kecamatan Tampan sudah dipenuhi sanak saudara dan para pelayat. Di antaranya para pelayat, tampak salah seorang tokoh masyarakat Riau yang juga mantan Gubernur Riau, H Wan Abu Bakar. 

Dengan mengenakan baju putih, Wan Abu Bakar tampak berbaur dengan pelayat lainnya. Matanya berkaca-kaca saat memandangi keranda tempat di mana almarhum dibaringkan. Wan mengaku mengenal betul sosok Idris Ali, bahkan jauh hari sebelum ia menjadi gubernur.

"Saya mendengar almarhum sakit sudah dua hari lalu, dan memang ada rencana mau menjenguk. Namun Allah berkehendak lain, ia dipanggil yang maha kuasa Jumat pagi," katanya.

Di mata Wan Abu Bakar, almarhum merupakan orang yang rajin. Ia mengaku sudah kenal dengan almarhum sejak menempuh pendidikan di kota Selat Panjang. 

"Almarhum adalah orang yang rajin, saya sudah lama kenal dengan dia. Walaupun dia penampilannya sederhana, tapi dia pintar, baik dan jujur," kenangnya.

Meskipun tidak menempuh pendidikan di bidang jurnalistik, Wan Abu Bakar kagum dengan sosok Idris Ali yang akhirnya bisa menjadi wartawan. Itu bisa diraih almarhum karena ia seorang yang berani dan rajin.

"Dia berani dan rajin, karena itu dia bisa menjadi wartawan meskipun tidak sekolah di jurusan jurnalistik," sebutnya.

Rekan kerja almarhum, Yurmalis Khatib juga masih ingat betul masa-masa di mana ia bertugas bersama membawa nama Riau Pos di Kabupaten Kampar. Semasa bekerjasama, mereka kerap saling bertukar pikiran untuk bisa mengembangkan perusahaan.

"Berkawan dengan almarhum adalah sebuah keaysikan. Dia adalah rekan kerja dan tim yang baik, orangnya tidak banyak bicara tapi dia rajin bekerja," sebutnya.

Yurmalis juga masih ingat, ketika mereka bekerjasama menyelenggarakan kegiatan ulang tahun Riau Pos yang dipusatkan di Kampar. Saat itu adalah pertama kalinya Riau Pos melaksanakan kegiatan ulang tahun di luar Pekanbaru.  

"Kami sukses membuat acara ulang tahun Riau Pos pertama kalinya di luar Pekanbaru. Saat itu hadir banyak anak yatim dan kami merasa terharu sekaligus bangga bisa membuat acara seperti itu," kata Yurmalis.

Almarhum Idris Ali meninggal dunia pada usia 60 tahun. Ia meninggalkan empat orang anak. Sementara itu, istrinya sudah lebih dahulu dipanggil oleh Allah SWT. Jenazah almarhum dimakamkan di pemakaman umum Jalan Flamboyan IV.(gem)

Laporan SOLEH SAPUTRA, Pekanbaru

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

KPK Tahan Ajudan Gubernur Riau Nonaktif, Marjani Bantah Terlibat

KPK resmi menahan Marjani, ajudan Gubernur Riau nonaktif. Ia membantah terlibat dan mengaku namanya hanya…

1 jam ago

Jelang Tanah Suci, 256 JCH Inhu Masuk Tahap Manasik Terakhir

Sebanyak 256 JCH Inhu akan ikuti manasik terakhir. Selain pembekalan, juga dibahas biaya perjalanan dan…

3 jam ago

Aksi Tegas DLHK Pekanbaru, Angkutan Sampah Ilegal Langsung Ditindak

DLHK Pekanbaru amankan 8 angkutan sampah ilegal dalam razia malam. Pelaku dari luar kota kedapatan…

4 jam ago

Tanpa Konflik, PTPN IV PalmCo Pulihkan 223 Hektare Aset Negara

PTPN IV PalmCo berhasil pulihkan 223 hektare aset negara lewat pendekatan humanis tanpa konflik, sekaligus…

1 hari ago

Daihatsu Gran Max Tampil di GIICOMVEC 2026, Jadi Andalan Pelaku Usaha

Daihatsu tampil di GIICOMVEC 2026 dengan Gran Max multifungsi sebagai solusi mobilitas dan pendukung usaha…

1 hari ago

IMA Pekanbaru Satukan Member Lewat Halalbihalal dan Program Baru

IMA Pekanbaru gelar halalbihalal sekaligus realisasikan program arisan untuk memperkuat silaturahmi dan kolaborasi antaranggota.

1 hari ago