Categories: Pekanbaru

Zona Oranye, Warga Diimbau Tetap Taat Prokes

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Status penyebaran Covid-19 di Kecamatan Payung Sekali turu dari zona merah ke zona oranye. Meski demikian, masyarakat diingatkan untuk selalu menerapkan protokol kesehatan (prokes) dalam kehidupan sehari-hari.

"Alhamdulillah saat ini kasus Covid-19 di Kecamatan Payung Sekaki alami penurunan. Sebelumnya ada beberapa RW masuk zona merah sebaran Covid-19, saat ini sudah tidak ada lagi," kata Camat Payung Sekaki Fauzan SSTP MSi, awal pekan.

Ia pun meminta dan mengimbau masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan lebih ketat lagi agar penyeberan Covid-19 di Kecamatan Payung Sekali kian melandai.

Dijelaskan Fauzan, Kecamatan Payung Sekaki dalam dua pekan terakhir ini kasus penyebaran Covid-19  cenderung turun. Di mana sebelumnya terdapat tujuh kasus yang tersebar di enam kelurahan. Bahkan bulan lalu angka penyebaran covid-19 masih di angka 30 kasus.

Saat ditanya apakah masih ada warga yang menjalani isolasi mandiri, Fauzan menuturkan masih ada sejumlah warganya yang tengah menjalani isolasi mandiri di sejumlah fasilitas pemerintah. Dan pihaknya masih terus melakukan pemantauan melalui posko PPKM tingkat RW yang selama ini telah dibangun.

"Yang diisilolasi di fasilitas pemerintah masih ada, begitu juga dengan yang diisolasi di rumah juga masih ada. Namun demikian dari posko PPKM RW selalu memantau kegiatan isolasi mereka," ujar Fauzan.

Dirinya berharap, dengan masyarakat masih terus memperketat dan selalu mengikuti dan mematuhi protokol kesehatan, pandemi Covid-19  dapat segera berakhir. Dan masyarakat dapat segera kembali beraktivitas seperti sedia kala.

"Kami meminta masyarakat untuk jangan pernah lepas masker, selalu menghindari kerumunan. Dan kita sebagai hamba sang pencipta, jangan lupa selalu berdoa, semoga wabah ini cepat berakhir, dan kita bisa beraktivitas seperti sedia kala," harapnya. (yls)

Laporan PRAPTI DWI LESTARI, Payung Sekaki

 

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Buron ke Sumut, Dalang Pembakaran Jaring Nelayan di Rohil Akhirnya Ditangkap

Terduga dalang pembakaran jaring nelayan di Panipahan, Rohil, ditangkap polisi setelah buron ke Sumatera Utara.

19 jam ago

Antrean BBM Mengular, Pemprov Riau Ajukan Tambahan 99.700 KL Biosolar

Pemprov Riau mengajukan tambahan kuota 99.700 KL biosolar dan 99.556 KL pertalite karena kebutuhan BBM…

19 jam ago

Riau Pos-HSBL 2026 Pekanbaru Segera Bergulir, 46 Tim Siap Bertanding

Sebanyak 46 tim siap bertanding di Riau Pos-Honda Student Basketball League 2026 Pekanbaru Series pada…

19 jam ago

PLN Rengat Resmikan SPKLU di Bank Mandiri, Dorong Ekosistem Kendaraan Listrik

PLN UP3 Rengat meresmikan SPKLU di Bank Mandiri Rengat untuk memudahkan pengisian daya sekaligus mendorong…

20 jam ago

Pemko Pekanbaru Targetkan Seragam Gratis Rampung Dibagikan Oktober

sebanyak 20.800 murid SD dan SMP Negeri di Pekanbaru akan menerima seragam gratis. Penyaluran ditargetkan…

20 jam ago

Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, 34 Pesawat dari Pekanbaru Batal

Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau mengganggu penerbangan Pekanbaru-Jakarta. Sebanyak 34 penerbangan dari Bandara SSK II…

21 jam ago